BPBD: Angin Kencang Masih Berpotensi Landa Pacitan

oleh -Dibaca 1.452 kali
Pohon tumbang di jalan Dr. Soetomo Pacitan, pohon mengenai kabel listrik dan menghalangi jalan
Pohon tumbang di jalan Dr. Soetomo Pacitan, pohon mengenai kabel listrik dan menghalangi jalan. (Foto: BPBD Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan memprediksi angin kencang masih akan melanda Pacitan hingga awal Februari mendatang.

Sekretaris BPBD Pacitan Ratna Budiono menuturkan bahwa menjelang awal Februari, diperkirakan angin kencang masih akan melanda sejumlah wilayah Pacitan.

Menurut Ratna, selain ada siklon tropis di perairan Australia, juga muncul potensi siklon-siklon lain di utara pulau Jawa. ‘’Kalau masalah udara, jarak yang jauh bukan berarti tidak turut menimbulkan dampak. Badai di Jepang misalnya, itu bisa berdampak hingga ke Pacitan,’’ katanya, Senin kemarin.

Ratna Budiono meminta masyarakat tetap waspada dan berhati-hati. Apalagi saat keluar rumah saat hujan disertai angin kencang. Lebih baik berteduh sejenak dan menunggu hingga hembusan angin reda.

Dikatakan Ratna, menurut perakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca ekstrim masih terus berlangsung dalam beberapa hari kedepan, sehingga peningkatan kewaspadaan harus dilakukan. “Masyarakat kami imbau tetap waspada dan lebih berhati-hati saat berkendara waktu hujan turun disertai angin kencang,” katanya.




Diketahui, cuaca buruk selama akhir pekan kemarin membuat kapal tongkang PT Syukur Jaya harus terdampar di pantai Pancer Door, Sabtu (28/1). Lebih dari itu, bencana alam angin puting beliung tersebut 21 kejadian kerusakan akibat puting beliung terjadi, terutama di Kecamatan Kebonagung dan Kecamatan Pacitan dengan rincian 16 kejadian di wilayah Kecamatan Pacitan dan 5 kejadian di Kecamatan Kebonagung.

Kejadian bencana yang dihimpun BPBD banyak didominasi pohon tumbang. Sedikitnya ada 11 pohon tumbang tersebar di sejumlah wilayah. Salah satunya dua pohon besar di dalam lingkungan SMAN 1 Pacitan. Beruntung saat terjadi Sabtu (28/1) kemarin, tidak ada siswa yang melakukan kegiatan di halaman sekolah.

Sebagai informasi, siklonik merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam. (RAPP002)