PKK Pacitan Raih Penghargaan Pakarti Utama I di Jamnas 2016

oleh -101.404 views
Ketua TP PKK Pacitan Luky Indartato menerima penghargaan dari Ketua TP PKK Nasional Erni Guntarti. (Foto: Ist)
Ketua TP PKK Pacitan Luky Indartato menerima penghargaan dari Ketua TP PKK Nasional Erni Guntarti. (Foto: Ist)
Ketua TP PKK Pacitan Luky Indartato menerima penghargaan dari Ketua TP PKK Nasional Erni Guntarti. (Foto: Ist)

Pacitanku.com, JAKARTA – Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Pacitan berhasil meraih penghargaan Pakarti Utama 1 tingkat kabupaten sebagai pelaksana terbaik Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Atas prestasi itu, PKK Pacitan mendapatkan uang pembinaan Rp 10 juta.

Penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Ketua TP PKK Pusat, Dr Erni Guntarti Tjahjo Kumolo kepada Ketua TP PKK Kabupaten Pacitan, Luky Tribaskorowati Indartato, bertepatan dengan Jambore Nasional PKK 2016 yang digelar di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta, Rabu (30/11/2016).

Penghargaan ini menjadi penghargaan kedua yang diperoleh PKK Kabupaten Pacitan, setelah sebelumnya PKK Kabupaten Pacitan juga memperoleh penghargaan yang sama, yakni Pakarti Utama I dalam peringatan puncak Hari Keluarga Nasional pada akhir Juli 2016 lalu.

Saat memberikan sambutan dalam kegiatan yang bertema “Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menunjang Terwujudnya Ketahanan Keluarga” Erni dalam laporannya mengatakan bahwa sebanyak 806 orang kader dari seluruh Provinsi se Indonesia menghadiri dan mengikuti rangkaian kegiatan jambore yang berlangsung selama tiga hari ini.




Dikatakan Erni, Jambore ini digelar disamping untuk menambah wawasan dan motivasi juga sebagai ajang silaturrahmi dan salah satu bentuk penghargaan kepada kader PKK se Indonesia yang telah bekerja keras dan tak kenal lelah dalam upaya memberdayaan dan mewujudkan keluarga sejahtera.

Sementara, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sekaligus ketua pembina TP PKK Pusat mengatakan penyelenggaraan Jambore Nasional tahun 2016 mengajak untuk mengemban beberapa misi, diantaranya Pertama, meningkatkan kemampuan kader agar lebih berprestasi dan misi kedua mengembangkan kreativitas Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) harus benar-benar ditingkatkan, modal yang paling simple dan murah yakni dengan mengelola sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang punya nilai jual, kata Tjahjo,” Hal ini sesuai dengan tema Jambore tahun ini, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menunjang Terwujudnya Ketahanan Keluarga,” ucapnya. (RAPP002)