Dillihat dari Sisi Manapun, Sphinx van Java Pantai Klayar Tetaplah Mempesona

Foto: IG @kartikadilla

Foto: IG @kartikadilla

Pacitanku.com, PACITAN – Patung Sphinx yang terletak di Mesir dan batu karang mirip sphinx yang terletak di Pantai Klayar, Kecamatan Donorojo, Pacitan adalah pesona. Keduanya adalah pesona pariwisata di tempat masing-masing.

Sebagai informasi, Sphinx adalah patung monumental. Sphinx, adalah patung singa bermuka manusia yang juga merupakan obyek penting dalam penelitian ilmuwan, patung ini terletak di dataran tinggi Giza Mesir, yaitu di tepi bagian barat sungai Nil. Lokasinya berdekatan dengan Pyramids Giza. Keunikan patung Sphinx atau Aboul Houl, adalah karena berkepala manusia dengan badan berbentuk singa.

Panjang patung raksasa ini 73,5m, lebar 6m serta tinggi dari permukaan tanah 20.22m. Sphinx merupakan salah satu maha karya bangsa Mesir kuno, yang diperkirakan dibangun pada masa kekuasaan Fir’aun Khafre di era Old Kingdom tahun 2558-2532 sebelum Masehi.

Negeri Sejuta Ombak, Sphinx van Java.

Negeri Sejuta Ombak, Sphinx van Java.

Sedangkan sphinx di Pantai Klayar yang kemudian oleh masyarakat Pacitan sebagian menyebutnya dengan “Sphinx van Java” adalah fenomena. Karena jika dilihat dari dekat, bebatuan mirip patung Sphinx di Mesir ini memiliki kemiripan dengan Sphinx yang asli.

Perlu diketahui, salah satu daya tarik Pantai Klayar yang terletak di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Pacitan ini adalah pada sisi timur pantai. Di sisi ini, Anda bisa menyaksikan beberapa “keajaiban” yang diantaranya adalah lokasi “romantic area” yakni titik antara kawasan bukit sphinx van Java dengan sisi sebelahnya. Diantara dua sisi tersebut, terdapat panorama yang mengagumkan, yakni deburan ombak dari teluk yang menari setiap waktu.

Panorama sisi lain di sisi timur terletak di bukit sphinx van Java tersebut. Bahkan, bebatuan mirip Sphinx yang terletak di PantaiKlayar bagian sisi timur ini adalah ciri khas dari Pantai Klayar. Yang ajaib, kawasan Sphinx van Java yang terbentuk akibat abrasi ombak laut selatan ini memancarkan air dari sela-sela bebatuan, yang kemudian disebut dengan “Seruling Samudera”.

Gambaran utuh karang mirip Sphinx van Java. (Foto: Dok Pacitanku)

Gambaran utuh karang mirip Sphinx van Java. (Foto: Dok Pacitanku)

Terletak di dekat batu karang di mana Seruling Samudra berada, kita akan menemukan rangkaian batu karang yang bentuknya cukup unik. Ada dua batu karang ukuran raksasa, dimana salah satunya ada batu karang yang bentuknya menjulang. Jika dilihat dari samping, sekilas bentuknya mirip binatang berkaki empat yang sedang istirahat. Karena warnanya yang sama, banyak yang kemudian menyebut bentuk rangkaian karang tersebut mirip patung Sphinx di Mesir.


Perlu diketahui, Sphinx van Java di Pantai Klayar adalah patung ukiran ombak pada batu karang dalam kurun ribuan tahun yang kemudian menyerupai sphinx di Mesir. Sehingga, jika dilihat dari sisi manapun, patung Sphinx van Java yang terbentuk secara alamiah ini memiliki keunikan tersendiri yang tak bisa disaksikan di pantai lainnya di Indonesia. Meskipun tak secara utuh sama dengan Sphinx di Mesir, namun setidaknya terdapat keajaiban yang membuat kita tercengang.

Adapun, waktu terbaik jika ingin mengambil gambar dengan latar belakang Sphinx van Java adalah saat siang atau sore hari, karena matahari akan ‘membantu’ meningkatkan kualitas hasil tangkapan kamera Anda. Sedangkan jika Ana ingin menikmati Sphinx van Java saat pagi, Anda harus naik ke area bukit tersebut, tentunya dengan dipandu oleh pemandu. 

klayar via pambudi yoga perdana

Romantic Area di dekat Sphinx van Java Pantai Klayar via pambudi yoga perdana

Di pantai berbatu karang itu terdapat lubang di dekat gua yang pada saat-saat tertentu bisa mengeluarkan suara layaknya seruling. Suara itu keluar saat ombak besar menerjang tepian pantai dan air laut menyembur lewat lubang tersebut. Pancaran air itu sendiri bisa mencapai 10–15 meter ke atas. Inilah yang kemudian disebut dengan Seruling Samudera, yang berada di sisi timur bukit “Sphinx van Java” Pantai Klayar.

Dan Sphinx van Java ini merupakan satu area epic yang sayang untuk dilewatkan. Dikarenakan beberapa kelebihan tersebut, sebuah situs wisata memasukkan Klayar sebagai satu dari 10 pantai terindah di Indonesia, selain di Pulau Bali dan Sumatera Barat.

Namun demikian, semakin banyaknya pengunjung yang ingin menikmati kawasan seruling samudera dan bukit Sphinx van Java, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pacitan menempatkan pemandu di lokasi pantai ini karena ada beberapa pengunjung yang tersapu ombak.

Kawasan Karst Klayar yang masukd alam situs Klayar (Foto : Dok.Pacitanku)

Kawasan Karst Klayar yang disebut dengan Sphinx van Java (Foto : Dok.Pacitanku)

Mengapa ditempatkan pemandu di area ini? hal itu dikarenakan ada banyak pengunjung yang ingin mendekat ke muncratan air, tanpa memperhatikan keselamatan. Petugas ini memandu pengunjung kapan waktu yang aman turun ke lokasi muncratan air.

Jika Anda tertarik mengunjungi kawasan seruling samudera, selanjutnya melakukan swa foto dengan Sphinx van Java, pastikan ada pemandu yang memandu Anda di kawasan tersebut, karena kawasan itu adalah area berbahaya.

Akhirnya, selamat menikmati Sphinx van Java Pantai Klayar, namun jangan lupa, untuk selalu menjaga kebersihan kawasan wisata. (RAPP002)

Pantai Klayar Pantai Klayar Sphinx van Java Sphinx van Java

Posting Terkait