Lebih dari 24 Jam Hilang di Perairan Klayar, Lilik Ditemukan dalam Keadaan Meninggal Dunia

oleh -101.166 views
Daerah berbahaya sepanjang pantai Klayar. (Dok.Pacitanku)
Daerah berbahaya sepanjang pantai Klayar. (Dok.Pacitanku)

Pacitanku.com, DONOROJO – Setelah melakukan pencarian selama lebih dari 24 jam, korban hilang di perairan Klayar Pacitan atas nama Lilik (30) pria yang berprofesi sebagai sopir dengan alamat Kecamatan Gesing, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Tri Mudjiharto, mengatakan bahwa kronologis penemuan mayat Lilik tersebut ditemukan warga pada Minggu (17/7/2016) sekitar pukul 17.30 WIB, di sekitar perairan Pantai Watukarung dan Pantai Mbresak, Kecamatan Pringkuku.

“Ada info dari warga Watukarung telah ditemukan mayat laki-laki dengan ciri sama dengan korban di Pantai Klayar kemarin, selanjutnya tim reaksi cepat BPBD, Search and Rescue (SAR) dan Muspika setempat bergerak ke lokasi,”tandasnya, Minggu.


Setelah berada di lokasi, tim gabungan segera melakukan pencarian dan menemukan jenazah Lilik pada Minggu malam. “Pada pukul 19.00 WIB korban berhasil dievakuasi di Pantai Mbresak, kemudian pada pukul 19.40 WIB dibawa ke RSUD Pacitan untuk dilakukan visum serta identifikasi,”pungkasnya.

Jenazah Lilik dibawa tim TRC BPBD Pacitan. (Foto: Watukarung Development)
Jenazah Lilik dibawa tim TRC BPBD Pacitan. (Foto: Watukarung Development)

Berdasarkan penemuan tersebut, kondisi jenazah Lilik ada bagian tertentu yang tercabik, yang dimungkinkan dimakan ikan di perairan selatan Jawa tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya di Pacitanku.com, untuk kesekian kalinya peristiwa kecelakaan laut (laka laut) berujung maut kembali terjadi di perairan Pantai Klayar, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo pada Sabtu (16/7/2016) kemarin sekitar pukul 13.00 WIB dan menimpa Lilik.

Berdasarkan penuturan Jarwono (55), saksi mata di tempat kejadian yang juga atasan dari Lilik, warga Desa Jatisari, RT/RW 04/I, Kelurahan Tanggan, Kecamatan Gesing, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, saat itu dirinya berada di belakang Lilik saat sang sopir hendak menuju ke area batu karang di titik timur Pantai Klayar.

“Begitu Lilik memarkir mobil, dia langsung menuju ke area tersebut, saya berada di belakangnya dengan letak agak jauh, sayapun sudah memperingatkan untuk jangan berada di area tersebut,”kata pria yang  merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini.

Peringatan yang diberikan atasan Lilik rupanya tak dihiraukan oleh korban, dirinya pun berada di area berbahaya dimana ombak besar sering menerjang kawasan tersebut. Hingga akhirnya peristiwa maut tersebut terjadi. (RAPP002)