Perusda di Pacitan Belum Hasilkan Pemasukan Daerah yang Maksimal

oleh -10960 views

Pacitanku.com, PACITAN – Keberadaan perusahaan daerah (perusda) belum maksimal. Meskipun sudah menyedot duit APBD ratusan juta untuk modal, namun hasilnya tidak maksimal. Perusda Aneka Usaha hanya mampu menyetor duit sebesar Rp 12 juta dari hasil penjualan air isi ulang bermerk Toya Pacitan (Topac).

Jumlah itu tidak sebanding dengan suntikan modal Rp 500 juta untuk perusahaan pelat merah itu. ‘’Jumlah tersebut terhitung mulai Januari-Mei lalu,’’ ujar Warito Plt Direktur Perusda Aneka Usaha, kemarin (13/7).

Warito berdalih, banyak kendala yang membuat pengelolaan Perusda Aneka Usaha belum optimal. sehingga berdampak pada minimnya pendapatan yang masuk. Di antaranya, belum dimilikinya bangunan atau gedung tetap untuk menjalankan operasional perusahaan.

Gedung yang selama ini ditempati di Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan itu merupakan bangunan milik Pemprov Jatim. ‘’Rencananya tahun 2017 akan pindah ke gedung yang dulunya merupakan kantor Bakesbangpol lama. Nanti di gedung tersebut, ditempati bersama dengan KONI,’’ terang pria yang juga menjabat sebagai staf ahli bupati bidang pembangunan itu.


Selain gedung, persoalan SDM juga menjadi ganjalan operasional perusahaan. Warito menuturkan, saat ini jumlah karyawan yang dimiliki oleh Perusda Anekah Usaha hanya lima orang. Itupun dengan skill yang dinilai masih terbatas. Pun, perusda belum memiliki direktur yang definitif. ‘’Ada beberapa orang yang sudah berkoordinasi dengan kami. Tapi, untuk penentuan siapa direktur tetap perusda itu merupakan kewenangan bupati,’’ jelasnya.

Dengan kondisi saat ini, Warito masih berharap Perusda Aneka usaha bisa tetap survive. Salah satunya dengan memberlakukan pelayanan minuman isi ulang di masing-masing satuan kerja (satker) melalui surat edaran (SE). Selain itu juga mengupayakan agar produk air minum mineral milik perusda mendapatkan lisensi Standar Nasional Indonesia (SNI).

‘’Sementara ini pemkab telah intens berkomunikasi dengan seorang pengusaha asal Malang untuk membantu pengembangan perusda,’’ terangnya. (her/yup/RAPP002)

Sumber: Radar Madiun