Pemkab Upayakan Jalur Mudik di Pacitan Bebas Macet

oleh -10775 views
Jembatan Baily bisa dilalui dari dua arah.

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Ancaman macet saat arus mudik Lebaran di jalur Pacitan-Ponorogo akhirnya bisa ditepis. Ini menyusul rampungnya pemasangan jembatan bailey tambahan di Dusun Dondong, Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo. Jembatan kembar tersebut diharapkan bisa memperlancar arus kendaraan saat melintas di lokasi bencana tanah amblas tersebut.

Pengoperasian jembatan sepanjang 35 meter dan lebar 5 meter tersebut langsung ditinjau oleh Bupati Pacitan Indartato, Sabtu (25/6) lalu. Orang nomor satu di lingkup pemkab itu ingin memastikan konstruksi jembatan bailey baru tersebut benar-benar aman dan siap dilalui saat arus mudik maupun balik Lebaran nanti. ‘’Jembatan bailey baru ini sudah layak dilalui. Selain itu, warga sekitar juga tidak masalah. Artinya, rumah warga yang berada di sisi jembatan tidak bergetar ketika ada kendaraan besar lewat,’’ ujar Indartato.

Indartato menambahkan, konstruksi jembatan ini juga aman seandainya hujan turun. Sebab, di sisi jembatan sudah dipsang saluran air. Namun, bupati menekankan agar petugas dari UPT Bina Marga Jatim wilayah Pacitan rutin mengawasi titik saluran yang dipakai untuk pembuangan air. ‘’Harus rajin melihat.Supaya airnya nanti tidak melimpah,’’ katanya.




Sementara untuk penerangan jembatan, kata dia, pemkab akan membicarakannya lebih lanjut dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Jatim. Mengingat keberadaan jembatan bailey kembar saat ini belum dilengkapi lampu penerangan jalan umum (PJU). ‘’Coba nanti dilihat dulu. Kalau memang diperlukanakan dipasang lampu,’’ kata Indartato.

Indartato menjelaskan, jembatan bailey lama hanya bisa dilalui kendaraan pribadi atau kendaraan yang berat ukurannya tak lebih dari tiga ton. Sedangkan, jembatan bailey baru dapat dilalui kendaraan dengan maksimal berat 20 ton. Kendaraan dari arah Ponorogo bisa melalui jembatan bailey lama. Sementara, dari arah Pacitan lewat jembatan bailey baru. ‘’Tapi, kendaraan yang beratnya tiga ton keatas harus lewat jembatan bailey baru semua. Baik itu yang dari arah Ponorogo maupun Pacitan,’’ terangnya.

Guna mencegah pelanggaran kendaraan yang melintas, Indartato meminta petugas Satlantas Polres Pacitan, Dishubkominfo, serta pemerintah desa setempat siap siaga. Termasuk langkah antisipasi apabila terjadikepadatan atau penumpukan kendaraan di kilometer 228 Pacitan-Ponorogo itu. ‘’Saya berharap, adanya jembatan baru inipengangkutan barang dan jasa bisa lancar. Apalagi, mendekati lebaran ini banyak sekali barang dan jasa yang masuk ke Pacitan,’’ tegasnya. (her/yup/RAPP002)

Sumber: Radar Madiun