Terjadi Laka dengan Korban Meninggal, Polres Minta Warga Pacitan Lebih Waspada

oleh -131.096 views

Pacitanku.com, PACITAN – Kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia kembali terjadi di Pacitan. Seorang pengendara sepeda motor, bernama Tri Handoko, warga Desa Plumbungan, Kecamatan Kebonagung, tewas setelah sebelumnya bertabrakan dengan sebuah mobil Toyota Kijang, pada Rabu (27/4) petang sekira pukul 18.30 WIB.

Korban sempat menjalani perawatan intensif di RSD Pacitan. Akan tetapi nyawa pemuda tersebut tak bisa diselamatkan lagi.

Atas kejadian tersebut, Kapolres Pacitan, AKBP Taryadi, saat dikonfirmasi melalui Kasat Lantas, AKP Nugroho‎, membenarkan telah terjadinya kejadian kecelakaan lalu-lintas kemarin sore dengan adanya beberapa korban ada yang luka dan kritis. Karena itu, ia menghimbau kepada pengguna jalan raya untuk lebih berhati-hati dalam berkendara.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Pacitan khususnya, untuk senantiasa berhati-hati berkendara, dan selalu mentaati peraturan dan rambu rambu‎,” katanya, Kamis (28/4/2016) dilansir dari laman Polres Pacitan.


Menurut Nugroho, kronologi kasus laka lantas di gerbong pintu masuk Desa Widoro tersebut berawal dari sebuah Toyota Kijang Nopol AE 1018 XA, dan dua sepeda motor Yamaha Vega. Masing-masing  bernopol AE 2510 YA, dan AE 6887 XG. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjut dia, kronologi kecelakaan terjadi saat sebuahToyota kijang melaju dari arah Selatan hendak belok ke Barat.

“Namun tiba-tiba dari arah berlawanan muncul dua sepeda motor yang di kendarai oleh Tri Handoko, berboncengan dengan adiknya Rini Narulita warga Plumbungan , Kecamatan Kebonagung, dan Roby Dimas, berboncengan dengan Mohamad Sugi Pratama, warga Desa Gembong, Kecamatan Arjosari, Pacitan,”katanya.

Lebih lanjut, Nugroho menjelaskan bahwa keduanya melaju beriringan, dan tanpa sadar di depannya ada sebuah mobil hendak berbelok, saat itu sepeda motor yang di kendarai Tri Handoko menabrak bodi depan kijang hingga ringsek, sehingga korban terpelanting dan menyambar sepeda motor di sebelahnya. Kondisi kedua motor yang dikendarai keempat korban rusak parah. 

“Keempat korban, langsung dilarikan menuju Rumah Sakit Umum Pacitan, Rini Narulita mengalami luka sobek bagian mulut, dan patah tulang kaki kanan, sedangkan kakaknya Tri Handoko  mengalami luka kepala  berat, dan patah tulang tangan kanan, saat dievakuasi, korban (Tri) tidak sadarkan diri, dan dua korban pengendara sepeda motor lainnya hanya mengalami lecet,” paparnya.

Setelah sempat dilakukan perawatan secara intensif, korban atas nama Tri Handoko, dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (28/4) pukul 10.15 WIB.‎ (hr/yun/yul/RAPP002)