Sejumlah Titik di Pacitan Mulai Diterjang Longsor, ini Himbauan BPBD untuk Masyarakat

oleh -101.316 views

Pacitanku.com, PACITAN – Sejumlah titik di Kabupaten Pacitan mulai diterjang longsor. Meski masih dengan intensitas kecil dan sedang, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan meminta kepada masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan dini menghadapi bencana alam musiman ini.

Kepala sie pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Pacitan, Ratna Budiono, Amd saat dihubungi Pacitanku.com melalui seluler pada Kamis (11/2/2016) kemarin menyampaikan bahwa tanah longsor di Pacitan adalah hal biasa yang terjadi tiap musim penghujan.

“Masyarakat di Pacitan sudah siap, semisal ada longsoran kecil, bisa langsung diatasi oleh masyarakat yang dibantu unsur pemerintah, sehingga dengan fungsi kami koordinasi komando pelaksana, setiap adanya longsoran yang menggangu secara fatal arus lalin maka segera kita sampaikan ke jajaran, dan saya yakin temen-teman teknis sudah ada protap bagaimana membersihkan material longsoran di lapangan,” jelasnya.


Lebih lanjut, Ratna menyebut bahwa jika intensitas longsor besar, maka pihaknya akan melakukan penanggulangan agar fungsi area longsor, terutama jalan bisa terlampaui. “Kalau ada longsoran besar, yang urgen secara fungsi jalan terlampui, karena nggak mungkin akan dibersihkan semua, dengan dasar, jangan sampai pembersihan akan menambah material longsoran karena tanah masih labil,” ungkapnya.

Menurut Ratna, selain dibantu unsur pemerintah, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan dini bencana tanah longsor. Kewaspadaan dini tersebut bisa dilakukan sejak awal dengan mengenali tanda-tanda longsor.

“Ada tanda-tanda rawan longsor yang penting diperhatikan yaitu ada longsor-longsor kecil, retakan-retakan di tanah dan di tembok atau pagar, pohon yang tumbuh miring atau tiang listrik miring, pohon yang terangkat dan terlihat akarnya, sumur di lereng tiba-tiba hilang airnya dan muncul sumber-sumber air di lereng,” kata Ratna.

Sebagaimana diketahui, salah satu titik rawan longsor di Pacitan adalah jalur Pacitan-Ponorogo. Meski dalam skala kecil, namun material longsor yang masih menutupi permukaan badan jalan dipastikan mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Mereka dituntut lebih waspada supaya terhindar dari resiko yang lebih buruk.

Satu titik longsor cukup besar adalah di Desa Ngreco, Tegalombo, Pacitan. Tebing setinggi belasan meter di kilometer 246 Surabaya itu secara terus menerus mengalami longsor kecil. Bahkan material longsoran berupa tanah dan bebatuan nyaris menutup separuh badan jalan, dan secara tidak langsung berdampak pada kelancaran arus lalu lintas.

Pada musim kali ini, longsoran tebing di lokasi tersebut sudah terjadi beberapa kali. Selain curah hujan tinggi, keprasan tebing yang tegak lurus diduga menjadi salah satu penyebab longsor.

Dari pemetaan BPBD Pacitan, tebing di sepanjang jalan di wilayah Kecamatan Arjosari hingga perbatasan Pacitan Ponorogo, menjadi daerah rawan longsor. (DPPP001)