Tak Ada Niatan Koalisi Gemuk Pacitan Tunda Pilkada

oleh -10639 views
Ilustrasi Pilkada. (Foto : Gulalives)
Ilustrasi Pilkada.
Ilustrasi Pilkada. (Foto : Gulalives)
Ilustrasi Pilkada. (Foto : Gulalives)

Pacitanku.com, PACITAN – Koalisi Pacitan Bersatu (KPB) yang merupakan koalisi gemuk membantah sengaja menunda pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pacitan. Bantahan itu disampaikan oleh sekretaris KPB, Heru Setyanto, baru-baru ini di Pacitan.

Menurut Heru, saat ini masing-masing perwakilan dari PAN, Gerindra, Hanura, serta Golkar tengah berada di Jakarta untuk mendapatkan rekom dari DPP masing-masing untuk pasangan calon Suyatno dan Effendi Budi Wirawan. ‘’PDI Perjuangan sudah. Sedangkan, parpol lainnya tengah mengupayakan agar rekomendasi itu bisa turun sebelum atau tepat saat perpanjangan pendaftaran calon 1-3 Agustus mendatang,’’ katanya.

Sehingga, dikatakan Heru, tidak ada niatan dari KPB sengaja menunda Pilkada Pacitan tahun ini. ‘’Setelah rekom dari DPP masing-masing partai itu turun nanti akan kami bahas bersama bagaimana langkah selanjutnya. Kami akan adakan pertemuan dengan masing-masing ketua partai KPB. Sebelum akhirnya mendaftar ke KPUD,’’ tandasnya.

Jika rekomendasi dari DPP benar menjadi penghambat KPB untuk mendaftarkan calon, bisa jadi prosesnya bakal berjalan alot. Sebab, kepengurusan Partai Golkar di Pacitan terbelah menjadi dua sejalan dengan apa yang terjadi di internal pusat partai berlambang pohon beringin tersebut. Saat ini, ada dua surat keputusan (SK) kepengurusan Partai Golkar di tingkat daerah.

Sementara, untuk versi munas Bali, di dalam SK kepengurusan Partai Golkar tertera nama Effendi Budi Wirawan sebagai ketua. Sedangkan, untuk versi munas Ancol, mencantumkan nama Gatot Sudjito sebagai ketua DPD Partai Golkar Pacitan.

Terpisah, Ketua Koalisi Pacitan Bersatu, Efendi Budi Wirawan (EBW) mengatakan, sampai detik ini Partai Golkar masih berjuang mendapatkan rekomendasi atau surat persetujuan pasangan calon. “Sampai detik ini (kemarin-red), memang masih dibahas Tim 10 di Jakarta, kami sedang melangsungkan rapat tertutup dengan kedua kubu (kubu Ical dan Agung Laksono),” ujarnya.

EBW juga menepis kekhawatiran banyak pihak terkait KPB yang dinilai menunda Pilkada. Menurut EBW, koalisi KPB yang beranggotakan, Partai Golkar, PDIP, Partai Hanura, PAN dan Gerindra itu tetap akan mengusung pasangan calon. Dan siap berkompetisi melawan jago besutan Partai Demokrat yang sudah lebih dulu mendaftar.

“Hanya persoalannya, saat ini masing-masing parpol pengusung masih berjuang mendapatkan rekomendasi atau surat keterangan persetujuan. Terlebih Partai Golkar yang masih terjadi dualisme kepemimpinan, tentu akan melakukan lobi-lobi lebih intens lagi agar persyaratan pencalonan bisa terpenuhi,” pungkasnya. (RAPP002)