‎Kekeringan dan Kemarau Panjang, Warga Pacitan Diminta Hemat Air Bersih

oleh -Dibaca 736 kali
Kekeringan mulai landa Pacitan. (Foto : Dok. PacitankU)
Foto Ilustrasi: Kekeringan mulai landa Pacitan. (Foto : Dok. Pacitanku.com)
Kekeringan mulai landa Pacitan. (Foto : Dok. PacitankU)
Kekeringan mulai landa Pacitan. (Foto : Dok. PacitankU)

Pacitanku.com, PACITAN – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Pacitan, Tri Mujiharto menghimbau kepada masyarakat Pacitan untuk mengantisipasi dampak kekeringan dan kemarau panjang yang terjadi di Pacitan.

Menurut Tri, cuaca ekstrim yang berlangsung beberapa pekan terakhir dimungkinkan akan lebih memperpanjang masa musim kemarau tahun ini.

“Merunut prakiraan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini diprediksi bakal berlangsung lebih lama. Fenomena alam itu, disebabkan akan terjadinya badai El nino di Samudera Pasifik, dampaknya, musim kemarau akan jauh lebih panjang,” jelasnya, baru-baru ini.

Menurutnya, dengan terjadinya musim kemarau yang jauh lebih panjang dari rentang waktu biasanya, masyarakat yang berdiam diri di zona kekeringan diharapkan lebih waspada lagi, terutama terkait ketersediaan air bersih. “Mereka kami imbau bisa lebih hemat lagi dalam mengkonsumsi air bersih,” ungkapnya.

Dikatakan Tri, bencana kekeringan sejatinya sudah berlangsung sejak akhir Mei hingga awal Juni lalu. Kondisi tersebut akan lebih diperparah dengan berembusnya badai Elnino di Samudera Pasifik.‎ “Sehingga ada indikasi kekeringan yang seharusnya berlangsung hingga September, namun akan lebih molor lagi, kami sudah mengantisipasinya dengan menyiapkan droping air bersih,” pungkasnya. (yun/RAPP002)