Bupati Apresiasi Warga Terdampak Bencana yang Mandiri

oleh -685 views
Rumah hampir hanyut milik warga Wonodadi Wetan, Ngadirojo. (Foto: IST)
Rumah hampir hanyut milik warga Wonodadi Wetan, Ngadirojo. (Foto: IST)
Rumah hampir hanyut milik warga Wonodadi Wetan, Ngadirojo. (Foto: IST)
Rumah hampir hanyut milik warga Wonodadi Wetan, Ngadirojo. (Foto: IST)

Pacitanku.com, NGADIROJO – Bupati Pacitan Drs H Indartato, MM menggelar peninjauan sejumlah titik terdampak bencana di dua kecamatan, Jumat (24/4/2015). Diantaranya tanggul ambrol dan tanah longsor masing-masing di Desa Wonodadi Wetan dan Desa Wonokarto, Kecamatan Ngadirojo, serta tanah longsor dan jalan amblas di Desa Ploso dan Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo.

Bupati menyatakan keprihatinan atas bencana yang terjadi, seperti saat melihat langsung rumah warga yang bagian belakangnya hanyut terbawa arus sungai Bondalem, Desa Wonodadi, Ngadirojo.

Ia menghimbau warga yang tinggal di sekitar kawasan rawan bencana lebih waspada dan dapat menjaga keselamatan mereka sendiri. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengapresiasi warga terdampak bencana yang langsung mandiri mengungsi.

”Tentu saja masyarakat sudah mengetahui apa yang harus dilakukan. Buktinya warga di sini langsung mengungsi begitu bahaya mengancam. Saya kira nilai kearifan lokal semacam ini harus tetap dipertahankan,” ujarnya usai menyerahkan bantuan kepada Bonaji, sebagaimana dilansir laman resmi SKPD Pacitan.

Bonaji adalah salah satu warga setempat yang berada di tepi sungai Bondalem. Ia adalah pemilik rumah di tepian Sungai Bondalem yang hanyut sebagian.

Usai meninjau bencana di Ngadirojo, Bupati mengatakan sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terait jalan amblas di Gemaharjo, Tegalombo. Ini karena jalan poros tersebut berada di bawah kewenangan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Meksi begitu, pemerintah daerah siap membantu sesuai kemampuan anggaran yang ada.

”Terutama untuk warga sekitar tanah amblas yang rumahnya ikut terkena dampak, pemerintah daerah siap membantu. Tentu saja sesuai kemampuan yang ada. Karena pergerakan tanah ini masih terus terjadi, kami imbau warga sekitar juga hati-hati,” paparnya. (Pur/SKPD/RAPP002)