Usai Raih Gelar Profesor Ketahanan Nasional, Ini Cita-cita Presiden Asal Pacitan

oleh -13745 views
Presiden SBY mendapatkan gelar guru besar bidang ketahanan nasional. (Foto : Fanpage SBY)
Presiden SBY mendapatkan gelar guru besar bidang ketahanan nasional. (Foto : Fanpage SBY)
Presiden SBY mendapatkan gelar guru besar bidang ketahanan nasional. (Foto : Fanpage SBY)
Presiden SBY mendapatkan gelar guru besar bidang ketahanan nasional. (Foto : Fanpage SBY)

Pacitanku.com, JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipastikan menjadi orang pertama di Indonesia yang mendapatkan gelar Guru Besar bidang ketahanan nasional, Kamis (12/6/2014) lalu di Univeristas Pertahanan, Jakarta.

Pemberian gelar Profesor ilmu ketahanan nasional kepada Presiden RI telah sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 40 Tahun 2012 tentang pengangkatan Profesor/Guru Besar tidak tetap pada perguruan tinggi.

Usai mendapatkan gelar sebagai profesor bidang ketahanan nasional, pria asal Pacitan ini membacakan pidato pengukuhannya yang berjudul “Perdamaian dan Keamanan dalam Dunia yang Berubah: Tantangan Penyusunan Grand Strategy bagi Indonesia.”

Selain itu, seperti dilansir dari laman resmi Facebook SBY, ia memiliki visi untuk Indonesia Tahun 2045 adalah menjadi negara modern yang kuat, yang paling tidak memiliki 3 kekuatan utama. Pertama adalah ekonomi yang kuat dan berkeadilan. Kedua, demokrasi yang stabil dan berkeadaban. Sedangkan ketiga adalah peradaban bangsa yang unggul dan maju.

“Jalan yang mesti kita lalui juga bukanlah jalan yang lunak. Bisa saja kita gagal di tengah jalan,” tutur SBY.

SBY juga menyebut bahwa berdasarkan kondisi itu, diperlukan visi, pemikiran dan strategi besar, yang kemudian dijalankan oleh segenap komponen bangsa yang benar-benar bersatu dan mau bekerja keras, serta dibawah kepemimpinan putera-puteri terbaik bangsa yang mampu menunjukkan arah dan membimbing bangsa Indonesia menuju zaman keemasan.

“Indonesia harus menjadi bangsa yang kuat, demi kemerdekaan, keamanan dan kemakmuran kita bersama. Let us become a strong nation for our liberty, prosperity and security,” pungkasnya.

Redaktur : Robby Agustav