Truk Terguling di Bomo Punung Tewaskan Tiga Orang

oleh -Dibaca 1.264 kali
Ilustrasi Kecelakaan. (Foto : IST)
Ilustrasi Kecelakaan. (Foto : IST)
Ilustrasi Kecelakaan. (Foto : IST)
Ilustrasi Kecelakaan. (Foto : IST)

Pacitanku.com, PUNUNG – Peristiwa kecelakaan tragis berujung maut terjadi di ruas Desa Bomo, Kecamatan Punung, Pacitan. Truk bak terbuka AB 9018 HD sarat penumpang yang dikemudikan Andika Muhammad Dwi Putra (15) warga Kalak, Donorojo terguling dan masuk jurang sedalam lima meter. Kejadian tersebut membuat tiga penumpang tewas, dua penumpang tewas di tempat kejadian sementara satu lainnya meninggal saat dirawat di puskesmas.

Ketiga korban tewas adalah Miyatin (50), Tumiran (45), dan Prapti (37). Ketiganya warga Desa Kalak, Kecamatan Donorojo.

“Saat melewati tanjakan, kendaraan tidak kuat lalu mundur dan masuk ke jurang. Diduga karena kelalaian pengemudi tidak menguasai medan,” kata Aiptu Sugeng Rusly, Kanit Laka Lantas Polres Pacitan seperti dilansir dari detikcom, Sabtu (17/5/2014).

Dikatakan Sugeng, 20 orang yang menumpang truk Mitsubishi jenis pikap itu sedianya hendak ke klinik rawat inap Puskesmas Punung. Tujuannya untuk menjenguk warga yang sakit. Akan tetapi setibanya di tanjakan Dusun Nglarangan, dari arah berlawanan mendadak muncul kendaraan lain.

Namun, rupanya pengemudi panik dan mendadak menginjak pedal rem. Itu menyebabkan mesin mati dan truk hilang kendali. “Pengemudi masih kami periksa di mapolres untuk proses lebih lanjut,” imbuh  Sugeng.

Sebenarnya, Sugeng menyayangkan masih banyaknya moda transportasi massa yang menggunakan armada angkutan barang. Dia mengakui, pada jalur pedesaan masih banyak dijumpai kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang. “Itu jelas pelanggaran. Kami sudah mengimbau berkali-kali agar angkutan barang tidak digunakan untuk mengangkut orang. Kami gencar melakukan sosialisasi,” pungkasnya.

Redaktur : Robby Agustav