Kronologi Pelajar Surabaya Jatuh ke Sungai Grindulu Saat Melintasi Jalur Pacitan–Ponorogo

oleh -21 Dilihat
Petugas kepolisian mengevakuasi sepeda motor pelajar asal Surabaya yang terperosok ke Sungai Grindulu di Tegalombo Pacitan
Petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi sepeda motor milik pelajar asal Surabaya yang terperosok ke Sungai Grindulu sedalam lima meter di Jalan Raya Pacitan–Ponorogo KM 24, Desa Gedangan, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, Minggu (18/10/2026). (Foto: Dok. Satlantas Polres Pacitan)

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Seorang pelajar asal Kota Surabaya, Aditya Dimas Pradigta (15), mengalami kecelakaan tunggal hingga terperosok ke Sungai Grindulu sedalam lima meter di Jalan Raya Pacitan–Ponorogo KM 24, Desa Gedangan, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Minggu (18/10/2026) pagi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB tersebut bermula saat remaja warga Jalan Kapas Madya, Surabaya itu mengendarai sepeda motor bernomor polisi L 5118 GU warna hitam putih.

Saat itu, korban tengah melaju dari arah Ponorogo menuju kawasan Kota Pacitan.

Kasat Lantas Polres Pacitan, AKP Moch. Angga Bagus Sasongko menjelaskan bahwa insiden ini terjadi ketika pengendara melintasi medan jalan di kawasan Dusun Krajan, Desa Gedangan.

“Setibanya di lokasi kejadian, pengendara diduga kehilangan kendali atas laju kendaraannya. Akibatnya, korban bersama sepeda motor yang dikendarainya terperosok keluar jalur dan jatuh ke area Sungai Grindulu yang memiliki kedalaman sekitar lima meter,” kata AKP Angga saat dikonfirmasi.

Beruntung, insiden jatuhnya kendaraan ke dasar sungai tersebut tidak merenggut korban jiwa.

Pengendara dilaporkan selamat dan dalam kondisi sadar, meski mengalami luka ringan berupa memar serta luka robek pada bagian kepala belakang sebelah kiri. Sementara itu, sepeda motor korban mengalami kerusakan pada bagian bodi depan.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi bersama warga sekitar segera mengevakuasi korban dari area sungai untuk mendapatkan perawatan medis, sekaligus mengangkat sepeda motor milik korban.

Menyikapi insiden tersebut, pihak kepolisian kembali mengingatkan para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama bagi pengendara dari luar daerah yang belum sepenuhnya mengenali karakteristik medan jalan di Kabupaten Pacitan.

“Korban sudah dievakuasi dan langsung mendapatkan penanganan medis. Kami mengimbau seluruh pengendara agar ekstra waspada, menjaga batas kecepatan aman, serta memastikan kondisi fisik tetap prima saat melintasi jalur Pacitan–Ponorogo yang memiliki banyak tikungan,”pungkas AKP Angga.

No More Posts Available.

No more pages to load.