Unik! Warga Gantung Pacitan Gelar Voli Geber Sambut HUT ke-81 RI

oleh -123 Dilihat
Suasana pertandingan voli geber yang digelar warga RT 1 RW 1 Lingkungan Gantung, Kelurahan Pacitan, dengan penutup di tengah lapangan yang membuat pertandingan berlangsung unik dan mengundang gelak tawa warga.

Pacitanku.com, PACITAN-Ada yang berbeda dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lingkungan Gantung, Kelurahan Pacitan, Sabtu (15/8/2026).

Warga RT 1 RW 1 menggelar pertandingan voli unik dengan konsep “geber”.

Dalam bahasa Jawa, geber berarti layar penutup panggung atau tirai.

Konsep tersebut diterapkan dengan memasang penutup di bagian tengah lapangan sehingga pertandingan voli berlangsung dengan suasana yang berbeda dari biasanya.

Penutup di tengah lapangan membuat para pemain tidak dapat melihat permainan lawan secara utuh.

Kondisi tersebut justru memunculkan berbagai momen spontan yang mengundang gelak tawa warga, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu yang mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua RT 1 RW 1 Gantung, Roedito, mengatakan pertandingan voli geber merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

“Ini bagian dari pemberdayaan masyarakat. Kami ingin warga semakin rukun, guyup, dan saling membantu. Kami melibatkan berbagai elemen warga mulai dari Karang Taruna, PKK dan Bapak-bapak,” kata Roedito.

Rangkaian kegiatan di lingkungan tersebut sebelumnya diawali dengan lomba kebersihan antar-RT.

Kegiatan itu juga berkaitan dengan agenda kelurahan dan kecamatan yang melibatkan penilaian kebersihan lingkungan, sanitasi, makanan, pengelolaan limbah, hingga kondisi rumah warga.

Sebanyak delapan rumah turut menjadi objek penilaian dalam agenda tersebut.

Selain itu, warga juga menggelar berbagai lomba untuk anak-anak.

Pada Minggu pagi, kegiatan masih berlanjut dengan jalan sehat dan senam sehat bersama.

Sementara pada 17 Agustus malam, warga dijadwalkan menggelar tasyakuran kemerdekaan.

Menurut Roedito, berbagai kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi rangkaian perayaan kemerdekaan.

Lebih dari itu, kegiatan menjadi ruang bagi warga untuk refreshing di tengah kesibukan masing-masing.

Ia menyebut pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu perhatian dalam program RT.

Warga yang memiliki usaha, seperti usaha kue maupun toko, juga dapat saling mendukung melalui kegiatan bersama.

“Dana ini murni dari masyarakat, dari jimpitan (sumbangan rutin seikhlasnya) dari masyarakat dan kembali lagi kepada masyarakat. Ini juga menjadi ajang rekreasi setelah warga sehari-hari sibuk bekerja,” ujarnya.

Roedito berharap ke depan perhatian pemerintah terhadap lingkungan RT semakin meningkat, seperti dalam hal penyediaan fasilitas seperti kantor RT yang menjadi pusat kegiatan masyarakat RT 1 tersebut.

Ia menilai keberadaan fasilitas seperti kantor RT akan membantu warga dalam menjalankan berbagai kegiatan kemasyarakatan sekaligus memperkuat pelayanan di tingkat lingkungan.

Kemeriahan voli geber di Gantung pun menjadi gambaran sederhana bagaimana perayaan kemerdekaan dapat dikemas melalui kreativitas warga, sekaligus menjadi ruang untuk mempererat kerukunan dan gotong royong di lingkungan masyarakat.