Pacitanku.com, PACITAN – Setelah tiga hari pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Mislan (66), nelayan asal Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, Pacitan yang dilaporkan hilang, dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (15/10/2026) petang WIB.
Posisi jenazah ditemukan terapung sekitar 1,5 mil laut dari bibir Pantai Tawang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo. Sementara rekannya, Budianto (57), masih berstatus hilang.
Baca juga: Berawal dari Temuan Mesin Pukul 2 Pagi, Nasib Dua Nelayan Pacitan Kini Jadi Tanda Tanya
Jasad Mislan pertama kali ditemukan nelayan setempat. Hasil penemuan itu lantas diteruskan ke pos komando tim SAR di TPI Tawang. Tim gabungan kemudian melakukan langkah evakuasi.
Namun demikian, derasnya arus gelombang laut pada malam hari sempat menggeser tubuh korban dan menyulitkan pandangan petugas Basarnas. Setelah menyisir ulang selama satu setengah jam, jasad korban berhasil diangkat ke atas kapal penolong.
Hadi, salah seorang warga yang turut tergabung dalam tim pencarian, mengonfirmasi keberhasilan evakuasi tersebut. Jasad langsung diserahkan kepada pihak keluarga.
“Alhamdulillah, satu korban atas nama Mislan sudah ditemukan di sebelah selatan perairan Soge. Setelah ditemukan, korban langsung dibawa pulang ke rumah kediamannya,”kata Hadi.
Meski satu korban telah dievakuasi, operasi kemanusiaan ini belum berakhir. Tim SAR gabungan bersama masyarakat pesisir kini memfokuskan penuh upaya penyisiran untuk mencari keberadaan Budianto.
Diberitakan sebelumnya di Pacitanku.com, insiden nahas ini bermula saat kedua korban berangkat melaut pada Senin (12/10/2026) sore.
Petunjuk hilangnya korban terungkap pada Selasa (13/10/2026) dini hari pukul 02.30 WIB, ketika seorang saksi mata bernama Fajar menemukan mesin dan perahu milik korban terdampar tanpa awak di kawasan Pantai Watu Murep.
Kejadian ini langsung memicu upaya pencarian maraton dari warga, pengelola TPI, hingga kepolisian setempat yang turut menggelar doa bersama di lokasi kejadian.











