Warga Keluhkan Air PDAM Pacitan Hitam Mirip Comberan, Direktur Klaim Sudah Ditangani

oleh -8 Dilihat
Kondisi air keruh pekat dari jaringan PDAM Pacitan yang mengalir ke bak mandi warga.
Tangkapan layar video amatir warga yang memperlihatkan kondisi air keruh kehitaman dari jaringan Perumdam Tirta Dharma Pacitan di kawasan Tanjungsari. (Foto: Instagram/@dewiqariyani)

Pacitanku.com, PACITAN – Kualitas layanan air bersih Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Kabupaten Pacitan kembali dikeluhkan pelanggan.

Warga di kawasan Desa Tanjungsari, Kecamatan Pacitan memprotes lambatnya penanganan setelah air yang mengalir ke rumah mereka keruh, pekat, dan kehitaman menyerupai air comberan, meski pihak direksi mengklaim petugas sudah turun tangan sejak pekan lalu.

Keluhan ini mencuat setelah seorang warga pengguna Instagram, @dewiqariyani, mengunggah video kondisi air di rumahnya pada Jumat (9/10).

Dalam rekaman tersebut, kain saringan yang dipasang pada mulut keran seketika berubah cokelat kehitaman akibat pekatnya endapan.

“Kalau tanpa filter, airnya wujudnya seperti ini, warnanya seperti ini, dan tidak bisa digunakan. Setelah saya gunakan penyaring, banyak sekali perbedaannya. Tapi ini tidak maksimal, karena kalau buat cuci pakaian putih, langsung hitam warnanya,” ungkap Dewiq dalam rekaman videonya.

Usai keluhan tersebut viral dan diunggah ulang oleh akun media sosial @pacitanku, akun resmi Perumdam Tirta Dharma merespons dengan meminta nomor ID pelanggan untuk pengecekan teknis. Namun, hingga Selasa (13/10) siang, warga mengaku belum dikunjungi petugas dan kualitas air belum membaik.

Melalui video susulannya, pelanggan tersebut kembali meluapkan kekecewaannya. “Sampai hari ini, siang ini, belum ada petugas turun. Lihatlah, ini air comberan atau air apa ini? Terlalu,” keluhnya.

Klarifikasi Direktur Perumdam Tirta Dharma

Merespons keluhan yang tak kunjung usai, Direktur Perumdam Tirta Dharma Kabupaten Pacitan, Agus Suseno, menepis anggapan bahwa pihaknya mengabaikan laporan warga.

Agus menegaskan, tim teknis PDAM sudah berada di lapangan untuk melakukan pembersihan sejak laporan awal diterima.

Menurutnya, proses pengurasan jaringan pipa memang memakan waktu sebelum aliran air ke rumah pelanggan bisa kembali jernih sepenuhnya.

“Niki nembe dateng lapangan kaitannya ada air yang keruh ini. Sedang ada penanganan untuk diadakan pengurasan. Jumat pagi kemarin sudah ditangani sama petugas PDAM,” jelas Agus Suseno saat dikonfirmasi.

Perbedaan fakta antara kondisi keruh di keran pelanggan dan klaim penanganan dari direksi kini memunculkan tanda tanya terkait efektivitas pelayanan Perumdam Tirta Dharma.

Warga berharap otoritas terkait segera memberikan solusi nyata, bukan sekadar respons administratif, agar kebutuhan dasar air bersih dapat kembali terpenuhi.

No More Posts Available.

No more pages to load.