Cara Kreatif Supriyanto, Pedagang Sembako di Tulakan yang Manfaatkan Youtube untuk Naikkan Omzet

oleh -10079 Dilihat
KREATIF. Supriyanto ketika melayani pembeli dengan menggunakan kaos bergambar channel youtube miliknya. (Foto: Iega Wulan Rahayu)

Pacitanku.com, TULAKAN – Impian bagi para pengusaha adalah memiliki usaha yang besar dan menghasilkan.

Seperti yang dilakukan oleh Supriyanto (35) seorang pengusaha muda sekaligus konten kreator youtuber yang sukses mengembangkan toko sembako dari warung biasa hingga menjadi toko ecer dan grosir yang cukup besar.

Pria yang menjalankan usahanya di Desa Padi, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan ini memberi nama tokonya sekaligus akun yotubenya dengan nama Faza Grosir Ecer. Hingga saat ini, akun youtubenya sudah memiliki 12,1 ribu subscribers.

Saat dikonfirmasi, nama akun youtube dan juga toko sembakonya ternyata diambil dari singkatan nama anak pemilik toko sendiri yakni Faza.

Supriyanto memulai merintis toko sembako ini dengan modal Rp400 ribu hingga saat ini omzetnya terus berkembang pesat.

Yang cukup menarik, salah satu konten promosi dagangan Supriyanto adalah media sosial utamanya Youtube.

Melalui platform yang dikembangkan oleg Google ini, Supriyanto sering memprosikan dagangannya.

Tidak hanya itu, Supriyanto bahkan sering berbagi konten dengan berbagai konten menarik dan sangat menginspirasi berkaitan dengan cara memulai usaha, cara menjalankan usaha, dan promosi toko yang dimilikinya.

Sebenarnya, tak hanya melulu melalui konten youtube, Supriyanto juga membagikan sejumlah tips agar usaha bisa berkembang.

Sebagai informasi, Supriyanto sendiri mulai belajar berjualan secara otodidak sejak masih usia anak-anak dengan ikut kedua orang tuanya berjualan dipasar.

Sehingga jiwa pedagang memang sudah tertanam sejak beliau masih kecil hingga saat ini berhasil mendirikan sebuah toko sembako yang berkembang pesat.

Membuat sebuah usaha dapat terus berkembang pesat dan baik tentu saja bukan perkara yang mudah.

Beberapa hal menarik yang dilakukan oleh beliau demi berkembang pesatnya toko sembako miliknya adalah dengan melakukan hal yang masih tergolong kategori mudah.

Pada Jumat (21/7/2023), Supriyanto juga membagikan sejumlah tips dan trik agar usahanya semakin meningkat.

Yang pertama, kata Supriyanto, adalah menjaga hubungan baik dengan supplier atau distributor barang. “Dagang itu praktiknya membeli barang kemudian dijual lagi,”kata dia.

Berdasarkan hal tersebut, Supriyanto selalu menjaga hubungan baik dengan supplier dan distributor agar memudahkan dalam mencari dan mendapatkan barang dagangan, baik dari segi kuantitas, kualitas maupun harga yang terjangkau.

Kemudian yang kedua adalah selalu mengecek stok barang dagangan secara berkala. Hal ini selalu beliau lakukan dengan pengecekan secara manual terlebih dahulu. Pengecekan ini guna melihat stok barang dagangannya untuk penerapan harga barang.

“Harga barang yang dimaksud adalah ketika ada salah satu barang dagangan yang kemudian di pasar harganya melonjak naik, sedangkan stok barang tersebut ditoko masih banyak, maka menerapkan harga pasar sesuai harga awal sebelum naik, hingga stok barang berkurang sesuai dengan patokan yang ditentukan, baru akan disesuaikan dengan kenaikan harga pasar,”papar dia.

Sehingga, hal ini juga berkaitan dengan daya tarik pelanggan untuk berkunjung dan berbelanja ditoko.

Selanjutnya, Supriyanto mengatakan perlunya menarik minat pelanggan. Supriyanto mengatakan salam hal menarik pelanggan, barang dagangan setiap harinya diusahakan bertambah, walaupun hanya 1 item saja, sehingga kebutuhan pelanggan terpenuhi.

Selain itu, dia biasanya mengadakan promo kecil-kecilan karena pelanggan paling suka ketika ada barang dengan harga murah dan pelayanan yang bagus.

“Kemudian adalah pelayanan yang baik adalah ramah terhadap pembeli dan selalu tersenyum ketika melayani. Hal ini akan membuat pelanggan memiliki daya tarik untuk berbelanja di toko serta membuat pelanggan merasa nyaman,”jelasnya.

“Selain ramah dan tersenyum, satu hal yang selalu tidak dilewatkan oleh beliau adalah selalu menyampaikan terimakasih dan diiringi doa terimakasih, lancar-lancar rezekinya mas, berkah barokah, aamiinn,”imbuh Supriyanto.

Tidak hanya hal itu, Supriyanto juga membagikan tips ketika menghadapi persaingan dagang adalah dengan menerapkan prinsip selalu bersyukur, saling berbagi dan melengkapi.

“Tips menghadapi persaingan adalah dengan bersyukur, saling berbagi dan melengkapi, misalnya toko sebelah jualan barang A, kita menjual barang B. dan apabila dari segi kelengkapan barang jualan sama, maka yang perlu dibedakan adalah tampilan toko itu sendiri,”ujar dia.

Namun, selain kelima tips dan trik yang sudah dipaparkan diatas, hal lain yang perlu diketahui adalah sistem jualan beliau yakni mulai dari jam buka toko yang fleksibel serta penerapan sistem ecer dan grosir.

Supriyanto menjual barang dengan harga ecer terhadap pembeli biasa, dan menjual barang secara grosir terhadap sesama pedagang yang lainnya.

Selain memanfaatkan teknologi, beberapa tips tersebut yang bisa diikuti dan diterapkan para pengusaha pemula guna mengembangkan tokonya. Seperti yang dilakukan oleh Supriyanto, pengusaha muda dari Tulakan.

“Segala hal yang kita lakukan ada beberapa proses yang harus dilewati, karena yang instan bagi saya hanyalah mie,”pungkasnya.