Forum Pewarta Pacitan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di 4 Kecamatan

oleh -Dibaca 103 kali
Siswa siswi di SDN 3 Kemuning, Desa Kemuning, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dapat suntikan semangat dari Forum Pewarta Pacitan (FPPA). (Foto: Sulthan Shalahuddin)

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Siswa-siswi di SDN 3 Kemuning, Desa Kemuning, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dapat suntikan semangat dari Forum Pewarta Pacitan (FPPA).

Satu setel seragam merah putih dan paket buku tulis diberikan kepada anak didik di sekolah tersebut. Sebanyak 35 siswa, tak terkecuali kepada siswa siswi yang terdampak longsor hingga aksesnya terputus, juga mendapat paket sekolah.

“Ini hanya sekadar untuk penyemangat belajar,”ujar Agus Setyo Wibowo, Ketua FPPA Pacitan, Selasa (28/02/2023).

Di samping itu, kepada orang tua siswa siswi yang terdampak longsor juga diberi sejumlah paket sembako. Kepedulian itu tercurah dari semangat dan kesadaran para orang tua atas pentingnya pendidikan.

“Semoga dengan kepedulian ini, anak-anak di sini makin giat belajar, tidak putus asa. Dan, semoga problem yang dialami oleh warga di sini segera mendapat solusi untuk penanganannya,”kata pria yang juga jurnalis dari salah satu media televisi nasional.

Kedatangan anggota FPPA dari sejumlah media di SDN 3 Kemuning ini mendapat sambutan hangat dari para siswa dan juga orang tua mereka. Dengan ketulusan niat, FPPA juga mendapat ucapan terima kasih yang juga tulus dari lisan mereka.

“Terima kasih tim media Pacitan,” ucap siswa serentak, usai menerima sejumlah paket sekolah.

Kepedulian para insan media ini tidak menutup kemungkinan menjadi catatan tersendiri di benak mereka. Begitu juga dengan doa-doa yang dilangitkan.

“Terima kasih FPPA, semoga apa yang telah kami terima mendapat balasan setimpal dan lebih besar dari Allah SWT,” ucap Sri, salah seorang orang tua siswa.

Sebagaimana diketahui, akses bagi sebagian warga di Dusun Sempu, Desa Kemuning terputus akibat longsor dari lereng Gunung Ijo, pada November 2022 lalu. Dua jembatan penyeberangan tersapu banjir dan longsor. Sebanyak 106 Kepala Keluarga (KK) dari 5 RT, yakni 5-9, di RW 8, Dusun Sempu, terisolir.

Hingga kini, material longsor berupa batu, pasir, lumpur dan air, masih terus mengalir, terutama saat hujan turun. Sehingga, tidak memungkinkan bagi sejumlah siswa ke sekolah ketika hujan.

Selain memberikan alat belajar kepada siswa, FPPA juga memberikan bantuan berupa paket sembako kepada sejumlah warga terdampak bencana alam, yang berada di sekitar SDN 3 Kemuning Tegalombo dan sejumlah warga di Kecamatan Bandar, Nawangan dan Tulakan.