Terima Aspirasi Penanganan Banjir Kota, Bupati: Insyaallah Ekskavator Mini Datang untuk Normalisasi Selokan

oleh -Dibaca 867 kali
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat saat bertemu para kasun dalam acara pembinaan dan sarasehan oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji (Mas Aji) kepada aparatur pemerintah meliputi kades dan kasun se- Kecamatan Pacitan, Selasa (13/12/2022). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat saat bertemu para kasun dalam acara pembinaan dan sarasehan oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji (Mas Aji) kepada aparatur pemerintah meliputi kades dan kasun se- Kecamatan Pacitan, Selasa (13/12/2022).

Sejumlah aspirasi itu diantaranya adalah persoalan drainase dan banjir kota yang menjadi isu utama. Dimana beberapa kali terjadi banjir di wilayah Pacitan kota yang butuh penanganan.

Suyono, Kasun Barang Desa Arjowinangun mengatakan wilayah Arjowinangun memiliki persoalan rutin yakni genangan air yang sulit surut saat musim penghujan.

Hal ini disebabkan saluran atau parit menuju pembuangan akhir terlalu kecil. Bahkan menurut Suyono persoalan serupa juga terjadi di desa tetangga yakni Menadi dan Mentoro.

“Mohon kiranya dari dinas terkait untuk ada normalisasi saluran di desa kami,” katanya mengutip siaran pers Prokopim Pacitan.

Hal senada disampaikan Andung Wisnu Kasun Kebonredi Desa Tanjungsari. Di wilayah tersebut saat terjadi banjir kota pasti ikut terdampak.

Persoalanya serupa yakni selokan yang ada tidak mampu menampung debit air. Parahnya saluran tersebut tidak bisa dilakukan pembersihan karena tertutup beton.

“Warga tidak bisa kerja bakti untuk normalisasi karena trotoar tertutup, sehingga warga kesulitan untuk gotong royong membersihkan,” ungkap Andung.

Menyikapi beragam keluhan tersebut, Mas Aji mengaku jika persoalan banjir kota memang menjadi PR sampai saat ini.

Dan ini akan selalu menjadi fokus penanganan. Untuk itu Dia minta kepada dinas terkait pengadaan eskavator mini untuk normalisasi saluran pembuangan air.

“Insya Allah tahun ini eskavator mini yang kita butuhkan datang. Nanti akan kita launching untuk normalisasi saluran air di Arjowinangun,”kata Mas Aji.

Terkait banjir kota Mas Aji minta masyarakat memahami kondisi Pacitan. Normalisasi drainase saja tidak cukup namun ekosistem hulu harus juga diperhatikan.

Geografis Pacitan yang bergunung rentan terjadi sedimentasi lumpur jika banjir melanda. Akibatnya, endapan lumpur cepat menyumbat saluran air.