PN Pacitan Sita Lahan SPBU Punung, Pemilik Baru Langsung Lakukan Renovasi

oleh -Dibaca 11,348 kali
EKSEKUSI. SPBU Punung dilakukan eksekusi oleh PN Pacitan pada Rabu (7/9/2022). (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PUNUNG – Puluhan aparat TNI/Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (PP) mengawal proses penyitaan yang dilakukan petugas Pengadilan Negeri (PN) Pacitan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 53.635.05 Desa Punung, Kecamatan Punung, Rabu (7/9/2022) pagi.

PN Pacitan mengeksekusi lahan seluas 2110 meter persegi, yang merupakan lokasi SPBU Punung

Sebagaimana diketahui, lahan dan bangunan SPBU di pinggir ruas jalur Pacitan- Solo tersebut dijadikan agunan utang oleh pemilik lama. Namun, akibat tidak bisa melunasi, pihak bank lantas melelangnya.

‘’Eksekusi akhirnya kami laksanakan berdasarkan permohonan dari pemohon, karena sudah memenangkan lelang,’’ujar juru sita PN Pacitan Suyatno saat pelaksanaan eksekusi.

Sebelum akhirnya dikosongkan, Suyatno mengatakan pihaknya sudah menyampaikan teguran pengosongan kepada pemilik lama.

Pihaknya memberi waktu selama delapan hari untuk pemilik lama menyerahkan secara sukarela kepada pemohon.

Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, tidak ada tindak lanjut dari termohon. Sehingga, Pengadilan Negeri Pacitan mengeksekusi lahan berikut bangunan SPBU yang berdiri diatasnya.

Langsung ditutup dan direnovasi

Usai dilakukan penyitaan lokasi SPBU Punung, pemilik baru SPBU Punung Basuki langsung melakukan langkah renovasi dengan menutup sementara SPBU yang terletak di jalur strategis menuju ke Solo dan Pantai Klayar itu.

“Jadi biar secara tampilan berubah, image masyarakat terhadap SPBU juga lebih baik, maka kami rencanakan mau saya tambahi pompa untuk lengkap pertamax turbo, pertamax dex, pertamax, nanti ditambah satu pompa lagi,”kata Basuki.

Penambahan fasilitas itu, kata Basuki, dalam rangka memenuhi kebutuhan BBM masyarakat, terutama di wilayah Pacitan barat.

“Biar kebutuhan masyarakata semua terpenuhi karena ini daerah penyangga BBM di wilayah Pacitan barat, sangat diperlukan di wilaah Pacitan barat, dan in ikan jalur wisata yang memang ada pergerakan ekonomi di wilayah Pacitan barat, utamanya di Punung,”jelas pria yang juga pemilik SPBU Soge Ngadirojo ini.

Tak hanya itu, Basuki mengatakan pihakanya mengupayakan akan membuka 24 jam SPBU 53.635.05 Punung itu.

“Insyaallah, Jadi nanti kami upayakan buka 24 jam karena trafiknya sangat mendukung,daerah wisata, sehingga lebih maksimal dibuka 24 jam,”pungkasnya.