Mantap, Peternakan Sapi Perah di Gemaharjo Raya Berkembang Signifikan

oleh -Dibaca 449 kali
PETERNAKAN SAPI PERAH. Bupati Aji saat mengunjungi usaha sapi perah di Gemaharjo raya yang berkembang signifikan. (Foto: Dok. Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Pemerintah Kabupaten Pacitan fokus mengembangkan salah satu sektor unggulan selain pariwisata, yakni pertanian dan peternakan.

Terbukti, kabupaten diujung selatan Jawa Timur ini memiliki potensi menjanjikan untuk peternakan seperti sapi perah.

“Saya berharap wilayah kecamatan utara seperti Tegalombo ini benar-benar fokus untuk peternakan dan pertaniannya karena saya melihat potensi itu yang dapat meningkatkan derajat perekonomian masyarakat,”kata Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, seperti dikutip dari laman Humas Pemkab Pacitan pada Kamis (1/7/2021).

Bupati melihat potret nyata tersebut saat berkunjung ke Desa Tahunan Baru Kecamatan Tegalombo untuk menyerahkan bantuan sapi perah dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur kepada kelompok peternak setempat.

“Berbeda dengan saudara -saudara kita di barat dan selatan, justru pertanian dan peternakan ini yang harus menjadi stresing untuk dikembangkan,”kata Bupati Aji.

Lebih lanjut, Bupati Aji berharap dengan bantuan sapi perah dari Dinas Peternakan Provinsi ini peternakan sapi perah di Desa Tahunan Baru lebih berkembang lagi. Sehingga, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kepada dinas terkait, Bupati meminta untuk terus melakukan pendampingan kepada kelompok agar produk susu dari peternakan Pacitan berkualitas tinggi untuk memenuhi permintaan pasar.

“Peternakan sapi perah di Gemaharjo raya ini berkembang cukup signifikan. Tercatat sampai saat ini sudah ada 712 ekor sapi dengan 203 peternak,”kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pacitan Bambang Supriyoko.

Menurut Bambang, beternak sapi perah mulai menjadi pilihan masyarakat Desa Tahunan Baru selain bercocok tanam. Selain secara ekonomi menjanjikan, ketersediaan pakan yang cukup, serta wilayahnya yang berada di dataran tinggi menjadikan kawasan tersebut cocok untuk peternakan sapi perah.

Saat ini peternakan sapi dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rukun Makmur Desa Tahunan Baru telah mampu menghasilkan lebih dari 2000 liter susu murni per hari. Susu tersebut ditampung oleh mitra kelompok untuk menyuplai perusahaan pengolah susu.