Sempat Dicari Pihak Keluarga, Seorang Pemuda di Donorojo Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

oleh -10160 views
Ilustrasi gantung diri. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, DONOROJO – Peristiwa gantung diri kembali terjadi di Pacitan. Kali ini peristiwa yang sangat miris tersebut terjadi di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo.

Adalah Dika Apriana W (29) warga Dusun Kaliaren, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo nekat melakukan gantung diri di atas pohon. Akibatnya, Dika tewas setelah melakukan aksi tersebut. Jasad Dika ditemukan oleh anggota keluarganya Kamis (8/4/2021) sekitar pukul 19.00 WIB.

Sontak, peristiwa tersbeut membuat pihak keluarga sangat syok mengetahui kejadian tersebut.

Keluarga pelaku tidak menyangka Dika nekat mengakhiri hidupnya dengan cara yang tidak wajar. Setelah memastikan ke tempat kejadian tetangga korban yang ikut mencari pelaku bunuh diri segera melaporkan pada polisi.

“Paman korban bersama dengan beberapa tetangga mencari Dika. Setelah melihat pelaku yang ternyata sudah gantung diri diatas pohon, saya meminta pertolongan kepada pak Kasun dan segera ditindak lanjuti dengan melaporkan kejadian pada kepolisian,”kata salah satu saksi, yang juga tetangga korban yang tidak mau namanya disebutkan, Kamis malam.

Setelah peristiwa tersebut terjadi, aparat kepolisian yang tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung melakukan olah TKP dibantu oleh beberapa tetangga yang ada ditempat kejadian.

Setelah dievakuasi, jasad Dika segera dilarikan ke Puskesmas terdekat. Polisi juga meminta keterangan para saksi dari anggota keluarga dan keluarga.

“Sebelumnya, pihak keluarga sempat curiga saat pelaku bunuh diri tidak pulang hingga waktu maghrib, kemudian pihak keluarga mencari korban dan dibantu oleh tetangganya,”kata saksi tersebut.

Menurutnya, sebelum peristiwa itu, pelaku sempat terlibat adu mulut dengan keluarganya.

“Setelah bertengkar, lalu meninggalkan rumah dan membeli tali tambang di salah satu toko kelontong dekat rumahnya yang digunakan untuk melakukan aksi gantung diri,”imbuhnya lagi.

Kepergian Dika meninggalkan duka bagi kelurga besarnya. Setelah sempat dibawa ke Puskesmas Desa Kalak, jasad korban dibawa pulang dan dimakamkan di tempat pemakaman setempat.

Kontributor: Mulkayat/ Jurnalis Magang STKIP PGRI Pacitan
Editor: Dwi Purnawan