Dendam Pribadi Diduga Jadi Penyebab Penusukan Nelayan Andon oleh Teman Sendiri

oleh -101.240 views
Kepala unit reskrim Polsek Pacitan, Ipda Yuyun Krisdiantoro. (Foto: Julian Tondo/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Disulut persoalan dendam pribadi, seorang nelayan atas nama Suherlan, warga Sukabumi, Jawa Barat menjadi korban penusukan oleh temannya sendiri sesame nelayan pada Rabu (24/3/2021).

Menurut keterangan kepala unit reskrim Polsek Pacitan, Ipda Yuyun Krisdiantoro, Rabu sore, peristiwa  bermula saat Suherlan bertemu dengan temannya bernama R, di sebuah warung dikawasan lingkungan Jaten, Kelurahan Sidoharjo, Pacitan.

Awalnya, kedua orang tersebut terlibat adu mulut, lalu kemudian keduanya beranjak pergi dari warung dengan berboncengan menggunakan sepeda motor honda beat warna putih.

Baca juga: Seorang Nelayan Andon Dilarikan ke RSUD dr Darsono Pacitan Akibat Alami Luka Tusuk

Beberapa waktu berselang, orang berinisial R datang ke warung semula dengan mengalmi luka di kaki, dan minta tolong kepada pemilik warung untuk mengantar pulang ke rumah kos yang terletak di depan kompleks pemakaman Kucur Pacitan.

DITUSUK. Seorang nelayan andon saat dirawat di RSUD usai terjadi penusukan, Rabu (24/3/2021). (Foto: Julian Tondo)

“Ya dibenarkan adamya pengeroyokan dan penusukan, melibatkan 3 orang, satu bernama R, satunya Suherlan (korban) dan satunya belum diketahui identitasnya, dua orang, yakni R dan temannya masih kami kejar,”kata Ipda Yuyun Kridiantoro.

Sementara, kata Ipda Yuyun, saat ini korban penusukan atas nama Suherlan sudah ditangani pihak RSUD dr Darsono untuk mendapatkan perawatan.

Menurut Ipda Yuyun, dugaan sementara R dan Suherlan sudah mempunyai masalah lama. Persoalan lama itu kemudian terpicu kembali, hingga kemudian R mengajak Suherlan bertemu.

Ipda Yuyun juga mengatakan R juga diduga membawa teman untuk mengeroyok Suherlan, hingga akhirnya Suherlan mengalami luka terbuka di bagian kepala dan banyak luka tusuk di bagian punggung dan tangannya.

“Sudah lama itu mereka ada masalah, Suherlan katanya agak gaya, tubuhnya gede kekar tapi gaya, tidak tahu masalahnya apa dengan R,”kata salah satu saksi di warung yang tidak mau disebutkan namanya.

Saat ini, aparat kepolisian masih mengejar R dan satu orang temannya yang juga berasal dari Jawa Barat.

Pewarta: Julian Tondo
Editor: Dwi Purnawan