Kadisparpora Pacitan: Pengelola Wisata Antusias Memasuki Masa New Normal

oleh -13282 views
Kadisparpora Pacitan saat mengecek sosialiasasi sektor pariwisata di Beiji Park, beberapa waktu lalu. (Foto: Putro Primanto)

Pacitanku.com, PRINGKUKU — Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pacitan Tengku Andi Faliandra mengatakan pengelola wisata di Pacitan antusias jelang masa pembukaan tempat wisata yang direncanakan mulai awal Juli 2020 mendatang.

“Secara umum setiap pengelola destinasi wisata di Pacitan, baik yang dikelola pemerintah desa maupun swasta sangat antusias dan berusaha semaksimal mungkin untuk mengikuti protokol kesehatan pariwisata,”kata pria yang akrab disapa Andi ini, di sela sosialisasi kesiapan new normal sektor wisata pada Kamis (25/6/2020) di kawasan wisata Beiji Park, Dusun Beji, Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku.

Kalaupun ada beberapa kekurangan, bagi Andi, hal itu merupakan hal wajar. Karena menurutnya, yang terpenting usaha dan standarnya telah dilaksanakan itu yang dihargai.

Andi juga membeberkan rencananya ada dua tahap new normal Pariwisata Pacitan, yakni dengan sebutan masa simulasi dan masa uji coba.

“Jadi bukan like and dislike, tapi ini aturan yang disepakati bersama. Dari sisi destinasi, ada beberapa destinasi akan siap, namun dari sisi yang lain tidak ada toleransi, misal adanya penolakan dari masyarakat, adanya episentrum daerah yang ada coronavirus disease 2019 (COVID-19), tentu tidak bisa dirubah,”jelasnya.

Dalam rencana tersebut, Andi mengatakan ada dua tahap pembukaan pariwisata, untuk masa simulasi, dimana paling cepat satu minggu, dan paling lama satu bulan.

Tahap kedua, imbuh Andi, adalah tahap uji coba yang dilaksanakan maksimal 30 November 2020. Dalam tahap uji coba tersebut, tamu (wisatawan, red) dari luar boleh masuk, tetapi hanya kendaraan kecil. Sementara untuk kendaraan besar, seperti rombongan bus belum diperbolehkan.

Dengan perencanaan tersebut, Andi juga berharap saat pemberlakuan new normal nanti, seluruh pelaku dan penikmat pariwisata dapat memahami protokol kesehatan pariwisata new normal.

“Mari kita gerakkan kembali pariwisata. Tetapi gerakkan ekonomi pariwasata dengan sehat tapi jangan paparkan virus” pungkasnya.

Sebagai informasi, masa penutupan semua obyek wisata oleh Pemkab Pacitan sejak Senin 23 Maret 2020 lalu akan segera berakhir pada Selasa 30 Juni mendatang.

Masa penutupan tempat wisata selama sekitar tiga bulan tersebut cukup membawa dampak terhadap menurunnya pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata tersebut.

Pewarta: Putro Primanto
Editor: Dwi Purnawan