Pengusaha di Pacitan Desak Gugus Tugas Lebih Terbuka Soal Pasien COVID-19

oleh -13415 views
Ilustrasi tes Corona

Pacitanku.com, PACITAN– Desakan untuk membuka inisial pasien positif coronavirus disease 2019 (COVID-19) dan alamat domisili semakin menguat. Setelah Acmad Sunhaji, kali ini kalangan pengusaha di Pacitan juga ikut berpendapat.

Dia adalah Sugiharto, pengusaha rental alat berat, yang meminta agar satuan gugus tugas (satgas) percepatan penanganan COVID-19 Pemkab Pacitan, bersedia lebih terbuka dalam menyampaikan informasi ke publik.

Bukan bertujuan miring, pendapat yang ia sampaikan tersebut. Namun demi kemaslahatan bersama.

“Kalau hanya seperti itu informasinya, masyarakat tidak akan paham,”kritik Sugiharto, saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (1/5/2020) malam.

Sugi, begitu pengusaha muda ini akrab disapa, juga mengkritisi pemberitaan media yang terkesan tak tuntas. Justru banyak memunculkan rasa penasaran masyarakat.

“Sebaiknya sampaikan informasi ke masyarakat secara gamblang. Ini menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat luas juga. Kalau dibuka secara gamblang, masyarakat akan semakin waspada,”pintanya.

Sepertinya diberitakan sebelumnya, satu pasien positif COVID-19 yang diumumkan Bupati Pacitan Indartato, malam ini, merupakan warga Desa Kembang, Kecamatan Pacitan. Sebelumnya orang tersebut berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Ia tertular virus SARS-CoV-2 dari pasien positif COVID-19 yang pertama, dan berasal dari klaster Sukolilo Surabaya.

Sedangkan satu pasien COVID-19 yang masih berada di rumah sakit Ponorogo, diperoleh kabar merupakan warga Desa Ketro, Kecamatan Tulakan. Namun informasi ini masih dibutuhkan konfirmasi lebih lanjut.

Pasien tersebut dikabarkan menderita gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah di salah satu rumah sakit di Ponorogo. Namun dari hasil pemeriksaan epidemiologi, yang bersangkutan diduga ada sesuatu yang mengarah ke pneumonia COVID-19.

Hingga akhirnya, tim medis memutuskan untuk melakukan rapid diagnostic test (RDT) dan hasilnya reaktif. Kemudian dilanjutkan dengan uji swab, dan ternyata hasilnya positif COVID-19.

Hingga berita ini ditulis, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, Trihariadi Hendra Purwaka, belum bisa dikonfirmasi terkait persoalan tersebut. Begitupun dengan juru bicara satgas percepatan penanganan COVID-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, belum merespon telepon wartawan.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan