Kadishub: Arus Mudik ke Pacitan Sempat Alami Kenaikan

oleh -13269 views
Kadishub Pacitan Wasi Prayitno. (Foto: Yuniardi Sutondo)

Pacitanku.com, PACITAN – Animo kedatangan penumpang dari luar kota menuju Pacitan, dalam sepekan terakhir ini terbilang masih cukup tinggi. Utamanya dari Jakarta dan sebagian Sumatera.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pacitan Wasi Prayitno mengakui memang arus kedatangan pemudik sempat mengalami kenaikan pada Senin (30/3/2020) lalu.

Dari pantauan Dishub Pacitan, ada 12 armada bus yang masuk ke terminal Pacitan dengan membawa 148 penumpang.

Namun di hari berikutnya, Wasi mengatakan, arus mudik dini tersebut sudah mengalami penurunan. Jumlah armada bus yang masuk terminal Pacitan tercatat sebanyak 8 armada dengan membawa 60 penumpang.

“Mayoritas penumpang memang dari Jakarta dan sebagian kecil Sumatera,” kata Wasi, Rabu (1/4/2020) di Pacitan.

Untuk itu, Wasi mengatakan pihaknya akan akan lebih memperketat pengawasan di kawasan perbatasan. Utamanya yang dari arah Barat.

“Begitupun yang diterminal juga akan lebih kita perketat pengawasannya,”tandas Wasi.

Terpisah, salah satu narasumber yang dapat dipercaya mengatakan adanya dugaan sejumlah pengusaha organda (PO) menggunakan armada bus pariwisata.

Sumber yang dapat dipercaya mengatakan, dimungkinkan penumpang membeli tiket dengan harga sedikit mahal. Lantaran pihak PO mengoperasikan bus-bus pariwisata untuk menghindari sweeping petugas.

“Kemarin saya mendapati sendiri ada bus pariwisata yang berhenti di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Mereka nampak membawa penumpang yang kuat diduga berasal dari Jakarta. Kalau hari gini mereka berwisata jelas tidak mungkin. Karena itu saya menduga, mereka menyikapi seolah-olah seperti hendak berwisata,” ujar sumber yang juga seorang wakil rakyat ini, Rabu (1/4/2020).

Selain mendapati bus-bus pariwisata yang membawa pemudik, sumber tersebut juga mengatakan masih adanya armada antar jemput (travel) dari Pacitan, utamanya jurusan Pacitan-Yogyakarta dan Pacitan-Solo, yang sampai detik masih tetap beroperasi.

“Travel di Pacitan masih ada yang beroperasi, terutama ke Yogyakarta sama Solo,”sebut salah satu politikus dari partai politik kenamaan ini.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan