Jangan Khawatir, Berwisata ke Pacitan Tetap Aman

oleh -362 views
PADAT. Suasana Pantai Klayar di Donorojo yang dipadati pengunjung pada Sabtu (8/6/2019). (Foto: Wildan Nur Swi Harmoko/AP3)

Pacitanku.com, PACITAN – Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan Endang Surjasri mengatakan berwisata di Pacitan tetap aman meski Kabupaten tersebut sempat mengalami status Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit Hepatitis A.

“Berwisata ke Pacitan tetap aman, upaya Pemkab beserta seluruh pihak terkait dalam rangka menekan penyebaran virus hepatitis A sudah membuahkan hasil,”kata Endang saat dihubungi Pacitanku.com pada Selasa (2/7/2019) di Pacitan.

Lebih lanjut, Endang mengatakan saat ini jumlah penderita penyakit hepatitis A atau disebut dengan penyakit kuning tersebut terus berkurang. “Saat ini penderita sdh jauh berkurang,”imbuhnya.

Yang terpenting, kata dia, para wisatawan tetap menjaga kebersihan dan jaga stamina agar tetap fit sehingga tidak mudah tertular virus tersebut.

Menjaga kebersihan tersebut diantaranya cuci tangan sebelum makan, tidak membuang hajat di sembarang tempat dan mengupayakan memakan makanan yang higienis.

Sejumlah obyek wisata favorit di Pacitan juga merupakan kawasan aman dari wabah hepatitis A, utamanya di wilayah barat Pacitan.

Sebelumnya, Bupati Pacitan pada Senin (1/7/2019) dalam siaran pers Humas Pemkab mengatakan bahwa jajarannya bersama pihak-pihak terkait berhasil mengendalikan laju wabah penyakit hepatitis A dengan total jumlah warga terpapar mencapai 975 orang.“Jumlah penderita kini semakin turun,”ujarnya.

Berdasarkan data dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) diketahui, jumlah penderita penyakit kuning yang masih menjalani rawat inap disejumlah fasilitas kesehatan milik pemerintah per Senin (1/7/2019) tinggal 30 orang.

Para penderita tersebut saat ini berada di Puskesmas Sudimoro, Ngadirojo, Wonokarto, Tegalombo, dan RSUD dr. Darsono.

Penurunan angka penderita terjadi setelah keluarnya SK No : 188.45/973/KPTS/408.12 tanggal 25 Juni 2019 tentang penetapan status Kejadian Luar Biasa Hepatitis A.

Lebih lanjut, Indartato mengatakan dengan ditetapkannya status itu tindakan penanggulangan akan lebih intensif dalam memutus mata rantai penularan penyakit, sampai semua penderita sembuh dan tidak ditemukan kasus baru.

Selain itu, sejumlah kegiatan pengendalian sudah dilakukan oleh semua lini di jajaran Pemda Pacitan dibantu Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, TNI, POLRI, FETP Unair, para relawan dan dukungan semua sektor.

Pewarta: Dwi Purnawan