Bidadari-bidadari Festival Ronthek Pacitan 2017

oleh
Salah satu bidadari di Festival Ronthek Pacitan 2017. (Sumber Foto: Instagram @diamondrev_)
Salah satu bidadari di Festival Ronthek Pacitan 2017. (Sumber Foto: Instagram @diamondrev_)

Pacitanku.com, PACITAN –Festival Ronthek Pacitan tahun 2017 telah berakhir. Pihak panitia melalui pengumuman dari dewan juri telah memilih 5 penyaji terbaik non ranking tahun ini yang diperoleh tim Ronthek Punung, tim Ronthek Kelurahan Pacitan, tim Ronthek Kecamatan Tegalombo, tim Ronthek Kecamatan Bandar dan tim Ronthek Desa Menadi.




Selain itu, ada juga tiga penata musik terbaik non ranking diperoleh tim Ronthek Kecamatan Ngadirojo, tim Ronthek Kelurahan Sidoharjo dan tim Ronthek Desa Kembang. Sedangkan satu kategori lain yakni pelestari budaya diperoleh tim Ronthek Kelurahan Sidoharjo.

Salah satu bidadari di Festival Ronthek Pacitan 2017. (Sumber Foto: Instagram @diamondrev_)

Selain para pemenang tersebut, banyak yang menarik dalam Festival Ronthek Pacitan 2017 ini, yakni para “bidadari-bidadari”Festival Ronthek yang membuat daya tarik Festival Ronthek 2017 semakin memikat. Seperti halnya sebuah carnaval, dari 36 tim yang berlaga dalam Festival Ronthek Pacitan 2017 ini, mayoritas adalah gabungan dari penari pria dan wanita.

Unjuk kebolehan, kreasi tari, make up dan performa menawan dari para bidadari-bidadari atau para penari Ronthek wanita tersebut membuat suasana Festival Ronthek pada malam hari semakin memesona.

Berikut dokumentasi para “bidadari-bidadari” Festival Ronthek Pacitan tersebut sebagaimana diperoleh Pacitanku.com dari Humas Pemkab Pacitan dari akun Instagram @diamondrev_

[smartslider3 slider=6]