Tukino Tulakan Didatangi Bupati Indartato Saat Menunggu Kelahiran Anak ke-15

oleh -131.497 views
Indartato saat mengunjungi warga kurang mampu di Tulakan. (Sumber Foto: Instagram Indartato)
Indartato saat mengunjungi warga kurang mampu di Tulakan. (Sumber Foto: Instagram Indartato)

Pacitanku.com, TULAKAN – Betapa bahagianya Tukino, warga Desa Gasang, Kecamatan Tulakan ini didatangi orang nomor satu di Pacitan, Bupati Indartato pada Rabu (8/3/2017). Tak hanya didatangi, Tukino yang memiliki 14 anak dan sedang menanti kehadiran anak ke-15 ini juga diberikan sejumlah bantuan berupa berupa beras, kompor, mie instan dan selimut.

Kebahagiaan juga terpancar dari Riyanto, warga Desa Losari, Kecamatan Tulakan yang kini berusia 40 tahun tersebut harus tinggal di rumah semi permanen setelah hunian lamanya dijual untuk kepentingan berobat. Padahal kini Riyanto juga harus menghidupi istri dan lima orang anaknya, sementara dirinya sedang mengidap penyakit diabetes.

Kunjungan Indartato ke rumah Tukino dan Riyanto itu dirangkaikan dalam agenda tilik warga dalam rangkaian penyerahan bantuan bagi korban bencana alam, keluarga miskin, dan korban kecelakaan kerja. “Untuk keluarga kurang mampu di Kabupaten Pacitan sebagian diantaranya telah mendapatkan bantuan,” katanya.




Dikatakan Indartato, bantuan tidak hanya berbentuk materi, seperti uang atau barang kebutuhan hidup sehari-hari. Tetapi juga masa depan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Diantaranya akses pendidikan dan layanan kesehatan. Sehingga nantinya masa depan anak akan lebih baik.

“Apa yang kita lihat saat ini akan menjadi bahan rumusan untuk langkah selanjutnya. Dan bantuan juga dapat berupa akses kesehatan dan pendidikan. Agar masa depan anak-anak terjamin,” katanya lagi.

Dalam rangkaian kunjungan itu Bupati menyerahkan bantuan sosial untuk korban kecelakaan kerja dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Kecamatan Kebonagung dan Tulakan masing-masing satu orang, bantuan untuk korban bencana alam di Kecamatan Tulakan dengan nilai total Rp 41 juta.

Pewarta: David Eka/Humas Pemkab
Editor: Dwi Purnawan