Dua Ruang Kelas TK di Bandar Ambles Akibat Tanah Gerak

oleh -131.231 views
Sekolah di Bandar mengalami ambles. (Foto: Agoes Doyock/Info Pacitan)
Sekolah di Bandar mengalami ambles. (Foto: Agoes Doyock/Info Pacitan)

Pacitanku.com, BANDAR – Dua ruang kelas TK Harapan Bangsa di Dusun Tawang Desa Ngunut Kecamatan Bandar Pacitan ambles sedalam lima hingga sepuluh sentimeter dan sepanjang 5 meter akibat pergerakan tanah di kawasan tersebut.

Karena kondisi yang cukup parah di satu ruang kelas, siswa TK di kelas tersebut diliburkan sejak hari Senin lalu. Sementara siswa di satu ruang kelas lainnya masih menjalankan kegiatan belajar-mengajar (KBM) hingga sekarang. Dari 39 siswa, hanya 22 siswa saja yang mengikuti pembelajaran. Titik ambles kemungkinan masih terus bertambah mengingat curah hujan tnggi.

“Ya dampaknya jelek sekali, hari ini tidak ada pembelajaran di ruang sebelah karena mengkhawatirkan. Kalau di injak, keramiknya bergerak, anak-anak memasukkan kakinya di sela keramik tersebut,”kata Sulasti, Kepala TK Harapan Bangsa, belum lama ini kepaa wartawan.




Kerusakan di bangunan sekolahnya itu baru diketahui Senin (27/2/2017) pagi. Akibat kejadian Senin lalu, sebanyak 14 siswa di kelas A terpaksa diliburkan. Sementara KBM berjalan normal bagi 22 siswa di kelas B, di tengah kondisi lantai yang ambles dan merekah. Dua guru berstatus PNS dan satu guru tidak tetap (GTT) tetap masuk seperti biasa, mengajar satu kelas tersebut.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pacitan, Marwan, mengatakan perbaikan terhadap bangunan TK Harapan Bangsa dapat diupayakan lewat pos bantuan bencana alam. Sementara dari APBD yang dikelola Dikbud, tidak ada pos bantuan untuk TK berstatus swasta seperti TK Harapan Bangsa.

Selama ini, hanya ada empat TK di Pacitan yang dirawat oleh Dikbud karena berstatus negeri. Selebihnya ditangani pihak pengelola masing-masing TK lantaran berstatus swasta. Jumlahnya disebut Marwan mencapai puluhan sekolah.

“Jika yang berstatus negeri, kami bisa mengupayakan perbaikan lewat APBD. Tetapi jika swasta, pilihannya ya diajukan lewat pos bantuan bencana alam. Karena kerusakannya kan disebabkan oleh bencana,’’ katanya, sebagaimana dikutip Radar Madiun. (RAPP002)