Daftar 20 Prestasi Membanggakan Pacitan Tahun 2016

oleh -2.133 views
Kirab piala adipura buana yang digelar Senin (25/7/2016). (Foto Doc Info Pacitan)
Kirab piala adipura buana yang digelar Senin (25/7/2016). (Foto Doc Info Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Tahun 2016 baru saja berlalu. Namun banyak hal yang tak bisa dilupakan, salah satunya adalah banyaknya raihan prestasi yang ditorehkan oleh berbagai elemen masyarakat Pacitan. Pacitanku.com merangkum setidaknya ada 20 prestasi yang ditorehkan Pacitan selama tahun 2016 dari berbagai sektor. Berikut rinciannya.

1. Adipura ke 12

Kirab piala adipura buana yang digelar Senin (25/7/2016). (Foto Doc Info Pacitan)
Kirab piala adipura buana yang digelar Senin (25/7/2016). (Foto Doc Info Pacitan)

Kabupaten Pacitan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan penghargaan Piala Adipura untuk sembilan kali beruntun. Di tahun 2016, Pacitan kembali meraih Piala Adipura untuk kategori Kota Kecil, yang merupakan penghargaan tertinggi di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan.

Pada tahun 2016, penghargaan di bidang kebersihan lingkungan sendiri tahun ini mencakup lima kategori yakni Adipura Buwana, Kirana, Karya, Bhakti, dan Paripurna. Sementara tahun-tahun sebelumnya hanya ada Adipura dan Adipura Kencana.

Penyerahan anugerah tersebut diberikan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya saat acara puncak Adipura di Istana Siak, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, (22/7/2016).

2. Damandiri Award

Bupati Pacitan Indartato meraih penghargaan Damandiri Award untuk kelima kalinya secara beruntun. Sebelumnya, Bupati Indartato mencatatkan prestasi serupa dalam Damandiri Award 2011, 2012, 2013 dan 2014.

Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Yayasan Damandiri, Haryono Suyono bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 20 Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri),  Jumat (15/1/2016) di Auditorium Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Perhatian yang cukup banyak Bupati Indartato terhadap pengembangan Posdaya di Pacitan menjadi salah satu poin penting mengapa Bupati yang akrab disapa Pak In ini menyabet penghargaan Damandiri Award 2015 untuk kelima kalinya secara berturut – turut untuk kategori pemerintah. Salah satu yang diunggulkan bupati Pacitan adalah program pengentasan kemiskinan yang cukup berhasil.

3. Penghargaan Pakarti Utama I UP2K PKK

Ketua TP PKK Pacitan Luky Indartato menerima penghargaan dari Ketua TP PKK Nasional Erni Guntarti. (Foto: Ist)

Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Pacitan berhasil meraih penghargaan Pakarti Utama 1 tingkat kabupaten sebagai pelaksana terbaik Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Atas prestasi itu, PKK Pacitan mendapatkan uang pembinaan Rp 10 juta.




Penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Ketua TP PKK Pusat, Dr Erni Guntarti Tjahjo Kumolo kepada Ketua TP PKK Kabupaten Pacitan, Luky Tribaskorowati Indartato, bertepatan dengan Jambore Nasional PKK 2016 yang digelar di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta, Rabu (30/11/2016).

4. Juara II Pelaksana Terbaik 10 Program PKK Provinsi

Penandatanganan Ketua baru PKK Pacitan. (Foto: Doc Info Pacitan)

Ketua tim Penggerak (TP) PKK Pacitan Luki Tribaskororwati Indartato sukses menerima penghargaan juara II pelaksana terbaik 10 program PKK tingkat Provinsi.

Penghargaan tersebut diberikan bersamaan dengan penghargaan juara lomba pelaksana terbaik gotong royong masyarakat tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim) oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam acara Puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBRGM) XIII dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-44 Jatim di Tuban, Rabu (11/5/2016) lalu.

5. Opini WTP 4 Kali Beruntun

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan penilaian kategori wajar tanpa pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Pacitan, Jawa Timur untuk Tahun Anggaran 2015.

Untuk penghargaan LKPD 2015, dilakukan di Ruang Auditorium Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, pada Selasa (31/5/2016). Kegiatan itu dihadiri Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur Novian Herodwijanto, Kepala Subauditorat Jawa Timur I M Ali Asyhar, Kepala Sekretariat BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur Joko Agus Setyono.

6. Anugerah Pengelolaan Dana Insentif Daerah (DID)

Indartato saat menerima anugerah DID dari Pemerintah Pusat.

Pemerintah Kabupaten Pacitan kembali meraih apresiasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait pemanfaatan Dana Insentif Daerah (DID). Anugerah Dana Rakca tahun 2016 diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota yang berkinerja baik dalam pengelolaan keuangan. Atas raihan tersebut, Pacitan berhak mendapatkan dana sebesar Rp 51 miliar.

Bupati Pacitan mengungkapkan Kabupaten Pacitan menerima anugrah DID karena memenuhi beberapa indikator. Diantaranya pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik yang baik, pernilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan, pemanfaatan APBD secara optimal dan ketepatan waktu penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

7. Juara II Lomba Desa Tingkat Nasional

JUARA II. Jajaran LPMD, kepala desa dan PKK Desa Gemaharjo saat di Jakarta.

Desa Gemaharjo Kecamatan Tegalombo meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional. Hal itu dipastikan setelah Desa Gemaharjo menjadi juara II lomba desa tingkat nasional tahun 2016. Sementara, juara pertama diraih Indramayu Jawa Barat, kemudian Provinsi Bali meraih juara III. Sementara juara harapan diraih oleh Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Pengumuman juara lomba desa tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Temu Karya Nasional Penyelenggaraan Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tahun 2016 di Jakarta, Senin, (15/8/2016) lalu.

8. Nominasi Desa Unggulan Tempo

Desa Gemaharjo. (Foto: Desa gemaharjo)

Desa Gemaharjo masuk menjadi nominasi desa unggulan pilihan Tempo. Namun pada Edisi Khusus Desa Unggulan ini Gemaharjo tidak terpiliih. Tempo memilih tujuh desa dari tujuh provinsi yang dinilai telah melakukan banyak terobosan di berbagai bidang. Penyerahan penghargaan digelar pekan lalu akan dalam acara bertajuk “Membangun Desa untuk Masa Depan Indonesia” di Ruang Binakarna, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

9. Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional

SUPERVISI. Bidan Siwi Lestari (tengah, berjilbab kuning) sedang mendampingi tim penilai dari Provinsi. (Foto: www.puskesmasngadirojo.com)

Adalah Siwi Lestari, bidan yang bekerja di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ngadirojo ini ternyata adalah sosok yang menginspirasi dengan tiga programnya. Berkat tiga programnya tersebut, Siwi menjadi salah satu tenaga kesehatan teladan nasional tahun 2016.

Pada 2016, Siwi terpilih menjadi salah satu tenaga kesehatan teladan tingkat nasional puskesmas dari Kementerian Kesehatan, seetalh sebelumnya juga memperoleh prestasi dengan masuk 5 besar Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Adapun, program inovasi yang dibawakan oleh Bidan lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan Program Studi Kebidanan Universitas Kadiri, Kediri, ini adalah JAMINI Berburu ASI ( Jaga Ibu HAmil Dari Anemia ) dan Berburu ASI, kemudian lumbung Posyandu dan SMS Group JAMINI bekerjasa dengan Kominfo Pacitan.

10. Masuk 10 Penyaji Unggulan Jatim Specta Night Carnival

Tim dari Kabupaten Pacitan berhasil masuk menjadi 10 besar penyaji unggulan dalam gelaran acara pawai budaya Jatim Specta Night Carnival (JSNC) 2016 yang digelar di Blitar, Sabtu (30/7/2016) malam lalu dengan lokasi dimulai di lapangan Satriyan dan berakhir di pendopo Kabupaten Blitar di Kanigoro.

Dalam gelaran JSNC kali ini, Pacitan mengambil tema budaya pesisir laut selatan dengan menampikan kanjeng ratu laut kidulsebagai ikon utama. Denganpredikat 10 penyaji unggulan tersebut, Pacitan mendapat hasil yang maksimal dalam keikutsertaannya dan berhasil mengangkat budaya pacitan budaya pesisir laut selatan.

Selain Pacitan, sembilan kabupaten lainnya yang meraih predikat penyaji unggulan adalah Kabupaten Malang, Bojonegoro, Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Pasuruan, Tuban, Ngawi dan Sampang. Sementara untuk penyaji harapan diraih Sumenep, Bangkalan, Kabupaten Madiun dan Lamongan.

Selain kategori tersebut, juga terdapat 10 penyaji terbaik yang diperoleh Kabupaten Mojokerto, Pamekasan, Kota Blitar, Trenggalek, Kota Malang, Magetan, Kota Kediri, Gresik, Jember dan Kota Surabaya. Sementara untuk kategori mobil hias terartistik diraih Pamekasan, Kota Malang, Sumenep,Tuban dan Lamongan. Selain itu, tiga penyaji terspecta diraih Nganjuk, Lumajang dan Sidoarjo.

11. Dalang Catur Terbaik Festival Dalang Bocah Nasional

Festival Dalang Bocah. (Foto: dalangbocah.com)

Festival Dalang Bocah (FDB) dan Festival Dalang Muda (FDM) 2016 di Jakarta resmi ditutup pada 21 November 2016. Seperti halnya saat pembukaan, sesi penutupan juga dilaksanakan di pelataran Museum Keramik dan Seni Rupa. Selain peserta, panitia, dan jajaran pengurus Pepadi Pusat, pelataran Museum juga dipadati oleh para pengunjung yang ingin menyaksikan prosesi pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para peserta.

Dalam festival tersebut, dalang asal Pacitan Gandang Gondo Waskitho yang menggunakan wayang kulit Purwa gaya Surakarta dan lakon Anoman Duta berhasil menyisihkan 8 penyaji catur terbaik lainnya dari berbagai Provinsi di Indonesia. Delapan dalang yang berhasil dikalahkan Gandang adalah Devanata Nararya dariJawa Barat, Joko Wicaksono dari Mojokerto, Jawa Timur, Rama Dwi Wijaya dari DKI Jakarta.

Kemudian Muhammad Armin dari Banten, Yudistira Manunggal Rahmaning Hurip dari Jawa Barat (Purwakarta), Muhammad Sutrisno dari Jawa Barat (Indramayu),  Gunawan dari Jawa Barat (Cirebon) dan Parasdya Wisnu Wisanggeni dari Lampung.

12. Raki Favorit dalam Ajang Pemilihan Duta Wisata Jatim

Pemilihan duta wisata Raka – Raki Jawa Timur Telah 2016 Digelar di Gedung Convention Hall Grand City Surabaya, Sabtu 26 Maret 2016. Dalam pemilihan tersebut, Raki Pacitan bersama Raka Ngawi berhasil meraih prestasi menjadi Raki Favorit. Adapun predikat Raka Raki Jawa Timur 2016 diraih Raka Kota Malang dan Raki Pamekasan.

13. Kontingen terbaik III Jambore Pemuda Indonesia Daerah (JPID)

JPID. (Foto: Pachenews)

Kabupaten Pacitan berhasil menorehkan prestasi di tingkat provinsi dengan meraih predikat sebagai Kontingen Terbaik 3 dalam kegiatan Jambore Pemuda Indonesia Daerah (JPID) Provinsi Jawa Timur Tahun 2016 yang digelar di Kabupaten Blitar.




Prestasi tersebut dipersembahkan oleh kontingen Pacitan yang terdiri atas enam pemuda-pemudi, Fajar Rohmat (PMII), Ferlin Diana Rinjani (PMII), Aminatun Fajariyah (PMII), Ahmad Fahmi Al-Fikri (Paguyuban Kethuk-Kenang), Abdulloh Nurrokhim (HMI), Wiranti (IPPNU) dan seorang pendamping dari KNPI, Winaryo. Tropy penghargaan yang dibawa Kontingen Pacitan kemudian diserahkan kepada Disbudparpora Kabupaten Pacitan.

14. Prestasi di Bidang Olahraga Catur

Atlet Catur Pacitan, Catur Adi Sagita berjaya di Porporv Jatim. (Foto : @PorprovjatimV)
Atlet Catur Pacitan, Catur Adi Sagita berjaya di Porporv Jatim. (Foto : @PorprovjatimV)

Olahraga catur adalah salah satu cabang unggulan di Pacitan dalam meraih prestasi. Terbukti beberapa prestasi membanggakan dari bidang catur sukses ditorehkan Pacitan pada tahun 2016. Beberapa prestasi catur tersebut diantaranya raihan satu medali emas atas nama Bayu Surya Mahendra, satu medali perak atas nama Brainda Hilmy dan dua perunggu atas nama Catur Adi Sagita dan Fatika Laviola Ifanka dalam kejuaraan Provinsi yunior catur di Pacitan.

Selain itu prestasi lain adalah juara II Pacitan open atas nama Catur Adi Sagita. Catur Adi Sagita kembali menorehkan prestasi dengan juara III kategori catur senior dalam BTN Open Chess  Tournament di Bangkalan. Secara tim, Pacitan juga berhasil meraih juara umum dalam kejuaraan catur senior di Gresik dan meraih juara III dalam kejuaraan catur Senior di Bangkalan.

15. Juara I Putra Kejurprov Bola Voli Remaja

Tim voli putra Pacitan sukses menjuarai kompetisi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Remaja Jawa Timur yang digelar sejak 10 hingga 16 Maret 2016 lalu. Dalam partai final yang digelar di Gelanggang Olahraga Seni Majapahit, Rabu (16/3/2016) lalu, tim voli putra sukses menggulung tim Banyuwangi dengan skor telak 3-0.

Atas raihan prestasi ini, tim voli Pacitan yang dilatih Suryadi, Catur, Hery dan Hardi ini berhak mendapatkan piala bergilir Jatim dan uang pembinaan sebesar Rp 5 juta. Sementara Banyuwangi yang dikalahkan Pacitan di babak final, berhasil mendapatkan piala dan uang pembinaan Rp 3 juta.

16. Juara III Egrang Invitasi Olahraga Tradisional Jatim

Invitasi olahraga tradisional Jatim. Foto: http://ortrad.blogspot.co.id/

Kontingen Pacitan berhasil meraih juara III olahraga tradisional Egrang dalam Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2016 di Kabupaten Tuban. Dalam invitasi tersebut, Pacitan mengakui keunggulan Kabupaten Sampang (juara I) dan Kota Malang (juara II). Namun Pacitan berhasil mengungguli Kabupaten Trenggalek (juara harapan I).

Dalam invitasi yang digelar pada Minggu (15/05/2016) ini, Pacitan juga sukses meraih prestasi juara III cabang olahraga eksibisi sumpitan, dibawah Kota Surabaya (juara I), Kabupaten Sidoarjo (juara II) dan diatas Kabupaten Tuban (harapan I).

17. Prestasi di Bidang Olahraga Angkat Besi

Penyerahan Medali Emas Lifter Syafira Dwi Puspita dalam Kejurnas Yunior 2015. (Foto: Wasi Prayitno/Pacitanku CJ)
Penyerahan Medali Emas Lifter Syafira Dwi Puspita dalam Kejurnas Yunior 2015. (Foto: Wasi Prayitno/Pacitanku CJ)

Setelah bersaing dengan sekitar 180 atlet se-Indonesia, kontingen Pacitan berhasil meraih 3 medali perak  Kejurnas Angkat Besi  dalam Kejuaraan Nasional Terbuka Angkat Besi 2016 di GOR Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, 16-18 Mei 2016.

Prestasi di bidang olahraga angat besi lainnya adalah enam medali perak dalam kejuaraan Provinsi angkat besi di GOR Wilis Kota Madiun. Selain itu, prestasi lain di bidang olahraga angkat besi dari kontingen Pacitan adalah satu emas dan dua perak dalam sirkuit pelajar tingkat nasional angkat besi di Jakarta.

18. Juara III Kejurnas Sepak Takraw

Tim dari regu B putra Kabupaten Pacitan berhasil meraih juara III bersama dengan Kabupaten Kendal dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kendal Cup 2016, yang digelar Sabtu (22/10) dan Minggu (23/10), di GOR Bahurekso Kendal. Dalam kejuaraan tersebut, regu C sepak takraw putra Kabupaten Kendal berhasil meraih Juara II.




Sementara Juara I sepak takraw PSTI Kendal Cup 2016 diraih regu PSTI Jateng putri dan regu Jepara putra. Kejurnas sepak takraw ini diikuti oleh 18 Kabupaten/Kota dari Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Prestasi di bidang olahraga sepak takraw tersebut semakin lengkap setelah Fengky Hendra Saputra, Atlet Sepak Takraw Pacitan berhasil mendapatkanmedali emas saat  ikut kontingen PON Jatim di Jabar.

19. Juara I Bridge Bupati Tulungagung Cup

Selain prestasi di bidang olahraga tersebut diatas, Pacitan juga mencatatkan prestasi bidang olahraga lain, yakni dari bidang olahraga Bridge. Atlet Pacitan yang tergabung dalam Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) sukses mencatatkan prestasi juara I Kejuaraan Bridge Kelompok Umur (KU) 18 di Tulungagung.  Peserta kejurprov bridge ini terbagi menjadi beberapa kolompok, yaitu KU yang terbagi menjai KU 12, KU 15, KU 18, KU 21, KU 25, dan K Bebas.

Atas raihan tersebut, atlet Pacitan berhak mendapatkan sejumlah piagam dan hadiah dalam Bridge Bupati Tulungagung Cup. Kejuaraan yang digelar pada Minggu (11/12/2016) tersebut diikuti 22 pasang atlet bridge dari berbagai kota dan kabupaten se-Jatim.

20. Medali Perak dan Perunggu Gulat Kejurprov

Para pegulat Pacitan sukses mempersembahkan prestasi tingkat provinsi setelah menyabet 2 Perak dan 3 Perunggu Kejurprov Gulat di Gedung Gasibu Pacitan yang digelar beberapa waktu lalu. (RAPP002)