Peringati HUT RI ke-71, Siswa SD Alam Pacitan Bersih Pantai Pancer

oleh -131.279 views

Pacitanku.com, PACITAN—Ada berbagai kegiatan positif yang bisa dilakukan untuk mengisi hari kemerdekaan RI ke-71, salah satunya bersih-bersih pantai yang dilakukan oleh siswa SD Alam Pacitan di Pantai Pancer Door, Rabu (17/8/2016),

Sedikitnya 30 siswa dari SD Alam Pacitan mengikuti kegiatan postif dengan membersihkan Pantai Pancer Door dari sampah plastik. Mereka mengenakan pakaian adat Jawa dan terlihat antusias saat memunguti sampah yang ada di bibir pantai.

Sepanjang bibir Pantai Pancer Door, terlihat berbagai sampah tercecer, seperti sampah plastik, batang pohon, dan sampah lainnya. Sampah tersebut membuat pasir indah yang ada di pantai itu menjadi kotor dan terlihat kumuh.

Siswa-siswi SD Alam Pacitan pun mulai bergerilya menyusuri bibir pantai untuk memungut sampah tersebut. setelah memungut sampah itu, mereka kemudian menaruhnya di kantong plastik yang dibawa guru. Satu per satu sampah plastik dimasukkan ke kantong plastik.

Siswa-siswi SD Alam Pacitan itu membersihkan Pantai Pancer Door setelah mengikuti kegiatan upacara bendera Hari Kemerdekaan RI ke-71 bersama komunitas nelayan dan surfing di pantai setempat. Mereka dengan hikmat mengikuti upacara bendera itu.

Guru SD Alam Pacitan, Dewi Dianawati, mengatakan ada 30 siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 dari SD Alam Pacitan yang mengikuti kegiatan ini. Mereka diajak untuk membersihkan pantai dengan tujuan supaya lebih bisa menghargai alam dan mencintai keindahan alam.

“Selain itu, kami mengikuti kegiatan ini juga untuk mencari suasana peringatan hari kemerdekaan yang berbeda yaitu bersama nelayan dan peselancar mengibarkan bendera di tengah laut,” kata dia.

Dewi menuturkan pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-71 inidiharpakan masyarakat lebih bisa mengharga dan menjaga kelestarian alam. Salah satunya dengan tidak membuang sampah  di semabarang tempat.

Menurut dia, kesadaran wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pancer Door terhadap kebersihan lingkungan perlu ditingkatkan. Hal ini karena masih banyak ditemukan sampah yang tercecer di bibir pantai. 

Sumber: madiun pos