Grafik Penyalahgunaan Narkoba di Pacitan Mulai Mengkhawatirkan

oleh -13831 views

Pacitanku.com, PACITAN – Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pacitan Yudi Sumbogo mengajak kepada segenap masyarakat Pacitan untuk memberantas pencegahan dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang (Narkoba).

Hal ini disampaikan Yudi disela tes urine yang digelar bersama forum Komunikasi pimpinan daerah (Forkopinda), jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta sejumlah organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, Rabu (3/8/2016) di Pendopo Pacitan.

Menurut pria yang juga wakil bupati Pacitan ini, saat ini sesuai dengan catatatn BNK, grafik temuan kasus penyalahgunaan narkoba di Pacitan semakin naik. Pada tahun 2014 terjadi 11 kasus, naik menjadi 19 kasus di tahun 2015. Sedangkan ditahun 2016, baru akhir mei sudah menjaring sebanyak 16 kasus.

Yudi pun mengajak seluruh jajaran Forkopinda dan SKPD di Pacitan mewujudkan komitmen bersama untuk menjadikan Pacitan bebas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. “Dalam bentuk apapun narkoba tetap menjadi musuh bersama yang harus kita lawan dan musnahkan,” tandasnya dilansir laman SKPD Pacitan.




Dia pun menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi bagi siapapun yang terlibat atau mengkonsumsi narkoba. Termasuk dikalanagan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Pacitan.”Sebagai wujud komitmen, saya siap mundur jika terlibat. Ini akan menjadi contoh nyata bahwa kita perang terhadap narkoba,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yudi menyatakan untuk memerangi narkoba bukan hanya menjadi tugas penegak hukum. Namun, juga menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat. Tokoh masyarakat dapat membantu dengan melakukan pengawasan serta memberikan pemahaman kepada lingkungan akan bahaya narkoba ini. “Bersama-sama kita harus bergerak, menyatakan perang terhadap narkoba, karena ini sudah menjadi ancaman nyata bagi generasi penerus bangsa,”tandas mantan legislator Partai Demokrat ini.

Dalam acara yang bertajuk Deklarasi dan Sosialisasi Pecegahan pemberantasan penyalahgunaan peredaran  gelap Narkoba dan obat obatan terlarang di Kabupaten Pacitan itu diikuti oleh seluruh unsur mulai dari tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa dan pelajar. Gerakan ini sendiri bertujuan untuk menanggulangi dan memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di kampung halaman Presiden RI keenam SusiloBambang Yudhoyono (SBY). (DPPP001)