Sebelum Hilang, Hardi Sering Gelar Ritual Berendam di Kahyangan

oleh -131.538 views

Pacitanku.com, WONOGIRI – Dua warga Punung, Pacitan yang hilang secara misterius di obyek wisata Khayangan, Desa Klepih, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri masih juga belum ditemukan hingga Kamis (24/3/2016) dini hari WIB.

Dua warga tersebut masing-masing adalah Hadi Sarijo (65) warga Kebon RT/RW II/1, Kecamatan Punung dan Didik Muldiyanto (40), PNS di Dinas Pasar Donorojo asal Kebon RT/RW II/1, Kecamatan Punung. Dugaan sementara, dua korban tersebut diduga hanyut di tengah derasnya sungai Khayangan Tirtomoyo.

Menurut keterangan salah satu warga setempat, sebelum hilang di Khayangan, salah satu korban, yakni Hardi Sarijo tersebut memang rutin melaksanakan ritual di Khayangan setiap Selasa Kliwon atau Legi. Namun, meskipun ada dugaan tenggelam di sungai, kepastian tersebut belum didapat mengingat tidak ada pakaian yang tertinggal di tepi sungai, karena biasanya orang ritual berendam lepas baju dan sandal.




Kepala Kepolisian Sektor Tirtomoyo, Ajun Komisaris Polisi Eko Marudin menyatakan bahwa pencarian belum membuahkan hasil. Pencarian akan dilanjutkan Kamis (24/3/2016) dengan melibatkan Search and Rescue (SAR) Wonogiri.

“Ada dugaan keduanya hanyut terbawa arus sungai. Atau mereka terperosok ke semak belukar dari perbukitan. Tapi sampai sekarang [Rabu petang] belum ada tanda-tanda yang menunjukkan keberadaan mereka,” kata Kapolsek mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Windro Akbar Panggabean.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya di Pacitanku.com, kejadian hilangnya warga Punung tersebut berawal dari kunjungannya bersama dua orang saksi mata. Menurut Agung Kuncoro, salah satu saksi mata menyebut bahwa dirinya bersama Ambar, salah satu saksi mata lain dan dua korban hilang tersebut awalnya berangkat dari Pacitan untuk berwisata di obyek wisata Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Saat jelang kembali ke Pacitan, saat melewati pertigaan Karangturi, Kecamatan Nguntoronadi sekitar pukul 14.00 WIB, Agus dan dua korban berpisah.  “Kami menuju ke Pacitan, sedangkan Pak Hadi dan Pak Didik menuju ke Khayangan Tirtomoyo,” jelasnya dalam laporannya kepada petugas kepolisian setempat.

Namun sesampai dirumah, kedua orang saksi, Agung dan Ambar mencari Didik dan Hardi dirumahnya, dan keluarganya memberi tahu bahwa keduanya belums ampai kerumah. “Kami segera mencari mereka di Khayangan, dan menemukan sepeda motornya berada di tempat penitipan sepeda motor Khayangan, namun Pak Hardi dan Pak Didik belum ditemukan,”ujarnya.  

Pasca kejadian, kemudian dua saksi tersebut bersama petugas Polsek Tirtomoyo ipda Samhadi segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) obyek wisata Khayangan dan bersama sama warga sekitar melakukan pencarian dua korban tersebut.  (RAPP002)