TTP Pacitan Diharapkan Sukseskan Swasembada Pangan

oleh -13967 views

Pacitanku.com, PRINGKUKU – Taman Teknologi Pertanian (TTP) Pacitan yang terletak di kecamatan Pringkuku resmi dibuka kemarin, Selasa 16/02/2016. Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Kepala Balitbangtan Dr Muhammad Syakir, Bupati Pacitan Drs. Indartato, MM , Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khoiron, dan Anggota Komisi X DPR RI Eddy Bhaskoro Yudhoyono dan para pejabat daerah maupun Kementerian Pertanian.

TTP Pacitan merupaka sarana untuk mensosialisasikan inovasi teknologi yang telah dihasilkan Kementerian Pertanian untuk mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah. Dengan diresmikannya TTP Pacitan diharapkan mampu sebagai pemacu peningkatan produksi pertanian dengan mengaplikasikan inovasi teknologi yang telah dihasilkan Kementan oleh petani di Pacitan.

Di TTP Pacitan masyarakat dapat melihat sekaligus belajar penerapan teknologi pertanian dengan komoditas antara lain Jeruk Terigas, Keprok Madura, Keprok Tejakula, Siem Madu dan Manis Pacitan. Kemudian penerapan teknologi dalam peternakan yaitu sapi PO dan tanaman pangan antara lain padi, jagung dan aneka kacang dan umbi-umbian


Dalam sambutannya Kepala Balitbangtan Dr. Muhammad Syakir menjelaskan TTP merupakan terminal untuk percepatan inovasi teknologi di Indonesia . TTP Pacitan harus dapat menjadi percontohan pertanian berbasis lahan kering di Indonesia. Dengan dukungan inovasi teknologi yang ramah lingkungan dapat meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat Pacitan. Selanjutnya Pacitan diharapkan dapat membuka diri untuk menjadi pusat pelatihan pertanian berbasis lahan kering di Indonesia.

Bupati Pacitan Drs. Indartato, MM mengatakan TTP di Pacitan ini sangat tepat dan mendorong petani untuk memperbaiki teknologi usaha tani utamanya dalam padi, jagung dan kedelai. Dengan demikian petani dapat menerapkan teknologi yang dihasilkan dalam usaha taninya.

TTP merupakan wadah untuk mendiseminasikan hasil-hasil inovasi teknologi sekaligus penerapannya untuk dapat dipraktekkan masyarakat petani sehingga dapat diaplikasikan dalam mengelola usaha taninya untuk dapat lebih meningkat hasil produksinya. (RAPP002)

Sumber/Foto: Balitbang Pertanian