Pria yang Tewas di Rumah Dinas DPR Dikebumikan di Pacitan

oleh -13373 views

Pacitanku.com, JAKARTA – Didik Sulistio (50), seorang pria ditemukan meninggal dunia di Komplek Rumah Jabatan Anggota (RJA) DPR RI Blok IV No 321 lantai dua, Kalibata, telah dikebumikan.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Purwanta, mengatakan korban telah diambil pihak keluarga dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada Senin (4/1/2016).

“Pada Senin sekitar pukul 12.00 WIB, korban dibawa ke kampung halaman di Pacitan, Jawa Timur,” tutur Purwanta kepada wartawan, Selasa (5/1/2016), dilansir dari Tribun.

Saat ini, anggota DPR RI, Nur Suhud, sedang menjalani reses. Dia berkunjung ke wilayah Jawa Timur. Sehingga, dia menginstruksikan keluarga korban membawa korban ke kampung halaman.

Seorang laki-laki ditemukan meninggal dunia di lantai 2 Komplek RJA DPR RI Blok D IV Nomor 321 Kalibata, Jakarta Selatan pada Senin (4/1/2016) sekitar pukul 08.00 WIB. Korban atas nama Didik Sulustio (50) diduga meninggal dunia di tempat itu karena menderita sakit.


Itu merupakan tempat tinggal anggota DPR RI, komisi IX dari Fraksi PDI Perjuangan, Nur Suhud. “Kami menerima laporan pada pukul 08.30 WIB. Ada seseorang laki-laki yang diketahui sudah meninggal dunia di lantai 2 diduga karena sakit dengan posisi telungkup,” tutur Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Purwanta, Senin (4/1/2016).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Aldo, seorang saksi sempat mengirimkan pesan singkat melalui telepon genggam pada hari Minggu kemarin. Namun, korban tidak membalas.

Lalu, pada Senin pagi, Aldo menghubungi melalui telepon ke korban yang berada di kamar, tetapi tidak dijawab. Sementara itu, kamar dikunci dari dalam.

Setelah tidak mendapatkan respon dari korban, Aldo curiga. Dia bertemu dengan Samsudin, anggota pengamanan dalam (pamdal) di pos pengamanan. Aldo meminta bantuan kepada Samsudin untuk membuka kamar.

Lalu, Aldo bersama dengan Samsudin mengecek di tempat korban berada. Saat pintu kamar dibuka, mereka menemukan korban sudah tidak bernyawa dalam posisi tertelungkup. (Tribun)