Asyik Mandi di Sungai Grindulu, Bocah 4 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam

oleh -Dibaca 1.372 kali
Ilustrasi orang tenggelam.

Pacitanku.com, PACITAN – Kesedihan mendalam dirasakan keluarga pasangan Susanto dan Zakia, yang harus kehilangan putra kecilnya, Dwi Oktafiano Saputra atau akrab disapa Fian, bocah berusia empat tahun yang ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Grindulu, Pacitan, pada Minggu (22/11/2015) sekitar pukul 09.30 WIB.

Sebagaimana informasi yang dihimpun Pacitanku.com, Fian yang beralamatkan di RT/RW 01/V Dusun Tawang, Desa Naggungan, Kecamatan/Kabupaten Pacitan ini tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya mandi di Sungai Grindulu, tepatnya di bawah bendungan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Purworejo, Pacitan bersama dua orang temannya, masing-masing Davi (4) dan Faza (6) pada minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Diketahui, pada saat peristiwa tragis tersebut terjadi, orang tua korban yang sehari-hari bermata pencaharian sebagai petani tersebut tidak ada dirumah, ayahnya sedang bekerja buruh pasang pipa dan Ibunya sedang di sawah tanam jagung.

Sekitar pukul 09.25 WIB, korban Fian dimungkinkan sedang keasyikan mandi sembari mencari ikan di lokasi yang airnya agak dalam. Karena tidak bisa berenang, Fian panik dan langsung tenggelam. Mengetahui Fian tenggelam, kedua teman, masing-masing Davi dan Faza lari pulang kerumah yang jaraknya sekitar 150 meter dari sungai, sembari memberi tau kakeknya, Takbirin jika Fian tenggelam.

Lima menit berselang, setelah mendapatkan informasi tersebut, warga setempat segera datang ke lokasi kejadian untuk mencari korban, namun ternyata Fian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Pada pukul 09.35 WIB, setelah ditemukan, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pacitan untuk memastikan kondisi korban, namun dari pihak RSUD menyatakan Fian sudah meninggal dunia.

Jenazah kemudian dibawa pulang ke rumah duka, di Dusun Tawang, Desa Nanggungan untuk disemayamkan dan segera dimakamkan. (BSPP005)