Indigo Siap Optimalisasi Koperasi Wanita untuk Pembangunan di Pacitan

oleh -13600 views
Salah satu kegiatan PKK di Pacitan. (Foto: IST)
Salah satu kegiatan PKK di Pacitan. (Foto: IST)

Pacitanku.com, PACITAN – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Indartato dan Yudi Sumbogo siap memaksimalkan semua sektor pembangunan dalam konteks membangun Pacitan. Salah satu yang akan menjadi fokusnya adalah memaksimalkan peran wanita di Pacitan untuk pembangunan.

Menurut Indartato, saat menyampaikan gagasan dalam sesi debat cabup cawabup belum lama ini, dirinya mengakui bahwa wanita memiliki peran siginifikan dalam pembangunan Pacitan. Hal ini, menurut bupati petahana ini, nampak dari banyaknya wanita yang sukses memimpin institusi maupun membangun jaringan bisnis.

“Hanya saja, potensi tersebut perlu didukung kelembagaan yang baik. Salah satunya koperasi, bagaimana koperasi dapat berkembang dengan baik. Karena dengan koperasi mereka yang berusaha akan mendapatkan modal, sehingga, koperasi wanita harus makin digalakkan,” jelas Indartato.

Sebagai contoh, Indartato mengilustrasikan industri batik Pacitan yang merupakan wilayah wanita di Pacitan terus bereksplorasi dan berkarya. Untuk itu, selain menggalakkan koperasi wanita, Indartato menyatakan akan memberikan fasilitas para wanita di Pacitan untuk mengembangkan diri.

“Dalam hal ini, pemerintah daerah akan memfasilitasi pelatihan. Dengan bekal ilmu dan keterampilan yang cukup, mereka diharapkan menjadi pengusaha profesional, contohnya industri batik yang sebagian besar pemiliknya wanita,”tandasnya.

Salah satu hal yang bisa dilakukan, kata Indartato, adalah terus mengembangkan batik lebih variatif, baik motif mapun desainnya. “Ini yang perlu kita latih terus. Kita latih bagaimana desainnya, bagaimana kualitasnya, bagaimana pemasarannya dan sebagainya,” kata mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) ini.

Dalam kesempatan tersebut, Indartato juga mengapresiasi kaum wanita Pacitan yang selama ini sudah menunjukkan perannya yang luar biasa. “Ini membuktikan jika mereka mampu memosisikan diri setara dengan kaum pria tanpa kehilangan kodrati sebagai pengemban tanggungjawab rumah tangga,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pacitan baru saja menggelar agenda debat kedua Pilkada Pacitan, Senin lalu. Dalam debat paslon kedua kali ini, turut hadir sejumlah tokoh masyarakat dan pendukung kedua paslon. Debat kali ini juga menggunakan jasa penerjemah untuk memudahkan penyandang disabilitas mengikuti jalannya debat paslon. Rencananya, debat masih akan berlangsung satu kali lagi pada akhir November mendatang.

Pilkada Pacitan sendiri akan diikuti dua pasangan calon (paslon), yakni Drs. H. Indartato, MM yang berpasangan dengan Drs. H. Yudi Sumbogo (Indigo) yang diusung Partai Demokrat dan didukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Pasangan Indigo ini mendapatkan nomor urut satu.

Sementara pasangan kedua adalah Drs. H. Bambang Susanto,  S.Pd, SE, MM yang berpasangan dengan Hj. Sri Retno Dhewanti, A. Md, yang diusung PDI Perjuangan, Partai Hanura dan didukung Partai Amanat Nasional (PAN). Pilkada Pacitan sendiri akan digelar pada Rabu Pahing, 9 Desember mendatang. (RAPP002)