Pemulung Berjasa Tangani Persoalan Sampah di Pacitan

oleh -Dibaca 1.055 kali
Bantuan Pemulung oleh Bupati Pacitan. (Foto : Riz/SKPD Pacitan)
Bantuan Pemulung oleh Bupati Pacitan. (Foto : Riz/SKPD Pacitan)
Bantuan Pemulung oleh Bupati Pacitan. (Foto : Riz/SKPD Pacitan)
Bantuan Pemulung oleh Bupati Pacitan. (Foto : Riz/SKPD Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Keberadaan para pemulung sampah di Kabupaten Pacitan ternyata tak bisa disepelekan fungsi dan tugasnya. Atas jasa mereka, persoalan sampah di Pacitan sedikit demi sedikit mampu teratasi.

Hal itu disampaikan Bupati Pacitan, Drs. H. Indartato, MM usai memberikan santunan dan bantuan kepada para Pemulung di Tempat Pembuangan Akhir sampah (TPA)  Dadapan, belum lama ini.

Diketahui, jumlah pekerja kebersihan yang tergabung dalam organisasi pemulung Pacitan  saat ini Sebanyak 37 pekerja. Mereka merupakan pekerja aktif atauu permanensebanyak 13 orang. Sisanya merupakan tenaga lepas yang dapat diperbantukan setiap ada tumpukan sampah berlebih.

“Keberadaan para pegiat sampah ini sangat membantu penanganan sampah di Pacitan. Atas jasa mereka, maka persoalan sampah di Pacitan dapat teratasi, harapanya, penghargaan Adipura akan tetap berada di Pacitan,” paparnya, dilansir dari laman resmi SKPD Pacitan.

Puluhan pemulung tersebut mendapatkan bantuan paket sembako dan peralatan kerja, bantuan yang diberikan Dinas Sosial Tenaga Kerja Dan Transmigras (Dinsosnakertrans) Pacitan itu diserahkan langsung Bupati Pacitan Indartato.

Sementara, Kepala Dinsosnakertrans Pacitan Sunaryo mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk apresiasi bagi para pemulung yang setiap hari membantu pemerintah daerah mengurus sampah. Bantuan sembako dan peralatan kerja ini diharapkan menjadi motifasi bagi para pekerja sampah.

“Bantuan ini sementara diperuntukkan bagi pemulung di Pacitan kota. Kedepan untuk pekerja sampah di Kecamatan juga akan diperhatikan,” katanya.

Atas bantuan berupa sembako dan peralatan tersebut, para pemulung menyampaikan bahwa hal itu sangat berarti bagi mereka untuk memenuhi kebutuhan pokok. Apalagi, bagi mereka yang usianya sudah lanjut dan mengggantungkan pekerjaan ini untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Karena setiap hari kami mengerjakan sampah Kalau bisa kami dilengkapi baju dan peralatan kerja yang memadai agar lebih aman,” pinta Ismirah, Ketua organisasi pemulung Pacitan kepada Bupati Pacitan. (RAPP002)