Update Banjir dan Longsor Pacitan : Grindulu Meluap, Jalur Arjosari-Nawangan Beres

oleh -101.547 views
Jalur Nawangan-Arjosari bisa kembali digunakan untuk roda empat. (Foto : Bagus Surya Pratikna/FB)
Jalur Nawangan-Arjosari bisa kembali digunakan untuk roda empat. (Foto : Bagus Surya Pratikna/FB)
Jalur Nawangan-Arjosari bisa kembali digunakan untuk roda empat. (Foto : Bagus Surya Pratikna/FB)
Jalur Nawangan-Arjosari bisa kembali digunakan untuk roda empat. (Foto : Bagus Surya Pratikna/FB)

Pacitanku.com, TEGALOMBO—Hujan deras yang mengguyur hampir di semua wilayah di Pacitan menyebabkan debit Sungai grindulu meningkat drastis dan akhirnya menyebabkan sejumlah bencana kecil terjadi.

(Baca juga : Pacitan Penyumbang Terbesar Longsor di Jatim, Bupati Galakkan Tanam Pohon).

Dari pantauan Portal Pacitanku, Kamis (18/12/2014), setidaknya luapan air sungai Grindulu menyebabkan kerusakan di sejumlah titik, seperti di Kebondalem, Tegalombo. Sebuah gudang pupuk milik Slamet, Kebondalem tergerus air luapan sungai Grindulu. Luapan air sungai Grindulu juga menyebabkan jembatan menuju lokasi pabrik timah di Pagutan Arjosari ambruk, sehingga jembatan tersebut tidak bisa dilewati.

(Baca juga : Pacitan Diguyur Hujan Deras, Seorang Warga dan Sapi Hanyut Terbawa Banjir).

Jalur Arjosari-Nawangan Selesai Digarap

Sementara, dari jalur Arjosari menuju Nawangan, tepatnya di Desa Gondang, setelah sebelumnya sempat tertutup material longsor, jalur tersebut kembali bisa digunakan, khususnya untuk roda empat. Hal itu dipastikan setelah dinas terkait segera melakukan tindakan cepat mengirimkan kendaraan ekskavator untuk mengeruk material longsor tersebut.

(Baca juga : Rawan Bencana, Pacitan Butuh Alat Pendeteksi Pergerakan Tanah)

Seperti diketahui, akibat hujan deras Selasa malam (16/12/2014), terjadi longsor di Desa Gondang, Nawangan, sekitar pukul 06.15 WIB. Akibat longsor tersebut, material batu dan tanah menutupi 95 persen jalan utama tersebut, dan mengakibatkan jalur Nawangan-Arjosari tertutup total, terutama untuk kendaraan roda empat. Sementara, kendaraan roda dua bisa melewati area tersebut karena dibuat jalan setapak diatas tanah yang longsor. (RAPP002)