Sukacita Warga Pacitan Rayakan Idul Adha

oleh -13675 views
Suasana Sholat Ied di Masjid Agung Pacitan. (Foto : SHultan)
Suasana Sholat Ied di Masjid Agung Pacitan. (Foto : SHultan)

Pacitanku.com, PACITAN—Sesuai dengan keputusan pemerintah yang menetapkan idul adha jatuh pada hari ahad (5/9/2014), pagi ini warga Pacitan melakukan sholat Idul adha. Salah satu tempat yang dipakai adalah masjid agung pacitan. Sejak pagi Masyarakat sudah ramai berdatangan menuju masjid.

Dalam sholat Ied tersebut, Wahyudin dari pengadilan negeri bertindak sebagai imam, sedangkan Wahuri, Kasi Kemenag Pacitan bertindak sebagai khatib.

Dalam pemaparan khotbah sholat Ied, Wahuri mengingatkan umat islam untuk selalu berbuat adil untuk siapapun dan menebar kabaikan dimana pun, serta membuang sifat sifat kebinatangan dalam diri masing. Dalam sholat Ied tersebut, ribuan jamaah memadati Masjid Agung Darul Falakh Pacitan.

Rayakan Idul Adha dengan Memotong Hewan Kurban

Selain melaksanakan Sholat Ied, kemeriahan hari raya Idul Adha juga terlihat di berbagai titik di Kabupaten Pacitan. Warga Pacitan, terutama yang muslim merayakan Idul Adha dengan memotong hewan kurban sesuai kemampuan masing – masing. Di Kelurahan Pacitan, Kecamatan Pacitan kota misalnya, sebanyak 4 ekor sapi dan dua ekor kambing dipotong untuk selanjutnya dibagikan kepada warga.

Sementara itu, di Kecamatan Arjosari, suasana meriah juga terpancar dari raut muka warga setempat. Pasalnya, warga di Dusun Pager, Desa Sambong Arjosari yang sedang terkena kekeringan akibat musim kemarau panjang tersebut bisa merayakan Idul Adha dan daging kurban secara gratis. Di tempat tersebut, warga menyembelih seekor sapi bantuan dari Griya Zakat Pacitan.

Seperti diketahui, pada tahun ini, Lembaga Sosial Griya Zakat mendapatkan tiga ekor lembu dan 17 ekor kambing atau domba, yang diperoleh dari para dermawan yang ingin menyalurkan kurbannya melalui griya zakat dan beberapa bantuan dari timur tengah.

Hewan kurban tersebut disalurkan ke sejumlah daerah terpencil di pacitan. Untuk sapi, 2 ekor disembelih di kantor griya zakat di bangunsari, sedangkan satu ekor lagi di kirim ke desa pager gunung desa sambong. Untuk kambing, 17 ekor di bagikan ke masjid yang dibangun oleh griya zakat wakaf dari timur tengah, diantaranya di daerah sumberharjo, ponggok, kleco, dan pucang ombo serta beberapa daerah lain.

Reporter : Shultan Shalahuddin