Ini Dia Bencana Alam yang Terjadi di Pacitan Awal Tahun 2014

oleh -131.174 views
Tanggul Grindulu Jebol (Foto : Doc.Info Pacitan)
Tanggul Grindulu Jebol (Foto : Doc.Info Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN—Memasuki tahun 2014 dan bersamaan dengan masa puncak musim penghujan membuat berbagai titik di Kabupaten Pacitan terkena bencana alam, baik berupa banjir, tanah longsor maupun tanah amblas.

Berbagai kejadian bencana alam yang terjadi di Pacitan mau tidak mau menuntut pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan bekerja lebih keras, mengingat diprediksi hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi di kawasan Pacitan setidaknya hingga akhir bulan ini.

Dan berdasarkan catatand ari BPBD Pacitan, dalam kurun waktu dua pekan di awal tahun ini, bencana alam tanah longsor dan banjir yang terjadi di beberapa titik di Pacitan mengakibatkan kerugian material mencapai 1, 2 milyar. Berdasaran laporan, setidaknya tanah longsor merusak 26 rumah.

Sebanyak 13 di antaranya rusak berat, enam rusak sedang, dan tujuh lainnya rusak ringan. Selain rumah yang rusak, jembatan dan talud juga rusak. Rumah dan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam itu berada di wilayah Kecamatan Kebonagung, Tulakan, Tegalombo, Arjosari, dan Pacitan.

Dari data yang dihimpun Portal Pacitanku, berikut berbagai bencana alam yang terjadi di Pacitan dalam kurun waktu dua pekan terakhir :

1. Tanah Amblas Kedungbendo

Tanah Amblas (Foto : Doc-Info Pacitan)
Tanah Amblas (Foto : Doc-Info Pacitan)

Kamis, (9/1/2014) sebuah kawasan permukiman di Dusun Ngasem, Desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari, Pacitan amblas. Runtuhnya lahan tersebut dengan kedalaman 5-7 meter itu mengakibatkan 9 rumah rusak berat. Dua diantaranya rata terbenam ke dalam tanah. Bencana itu juga memaksa belasan kepala keluarga mangungsi.

2. Terbawa Arus Banjir, Jembatan Gantung Ngadirojo Putus

Jembatan Putus terkena banji bandang (Foto : Humas Pemkab)
Jembatan Putus terkena banji bandang (Foto : Humas Pemkab)

Rabu (15/1/2014) akibat jembatan putus tersebut, akses menuju dua pedukuhan di Ngadirojo pun tersendat. Warga Dusun Dembo Kidul yang terdampak putusnya jembatan gantung Sungai Lorok terpaksa menggunakan jalur alternatif mengitari beberapa dusun yang berjarak lebih dari tiga kilometer.

Meski tak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, namun kerugian material akibat putusnya jembatan mencapai jutaan rupiah. Warga sebelumnya sudah berupaya mencegah kerusakan dengan memasang karung pasir untuk menahan derasnya aliran sungai. Namun, pemasangan tanggul darurat itu sia-sia lantaran arus banjir lebih kuat.

3. Rumah Rusak Tertimpa Pohon

Akibat hujan deras juga terjadi di Desa Cokrokembang, dilaporkan sebuah rumah rusak setelah tertimpa pohon tumbang. Hujan deras juga memicu tanah longsor di sejumlah titik lokasi di sepanjang jalan raya Pacitan-Ngadirojo. Material berupa tanah membuat lalu lintas antar kecamatan sempat macet kurang lebih 30 menit.

4. Jembatan Kayu Pagotan Arjosari Putus

Jembatan di Arjosari Putus (Foto : RRI)
Jembatan di Arjosari Putus (Foto : RRI)

Daerah yang cukup parah terdampak debit air sungai grindulu yang meningkat drastis adalah wilayah DAS Grindulu di Pagotan Arjosari. Sebuah jembatan yang menghubungkan jalan utama menuju ke sebuah pabrik timah PT Dragonfly putus akibat terseret arus Sungai Grindulu.

5. Abrasi sungai Grindulu di Bolosingo

ABrasi Jalur Bolosingo (Foto : doc.infoPacitan)
ABrasi Jalur Bolosingo (Foto : doc.infoPacitan)

Derasnya arus Sungai Grindulu juga mengancam jalan provinsi di KM 6 Pacitan-Surabaya ruas Desa Bolosingo, Kecamatan Pacitan. Bahu jalan yang sebelumnya tergerus terancam mengalami kerusakan lebih luas karena dihantam aliran air. Padahal saat ini sedang dalam proses perbaikan. Akibat kejadian ini, kendaraan yang melewati jalur ini hanya bisa menggunakan separuh jalan saja.

6. Longsor di Bahu Jalan Tulakan-Pacitan

Longsor Bahu Jalan (Foto : https://www.facebook.com/maseko.endogceplok)
Longsor Bahu Jalan (Foto : https://www.facebook.com/maseko.endogceplok)

Akibat hujan deras yang terjadi terus menerus, sebuah tebing setinggi 10 meter megalami longsor. Akibat longsor, material tebing jalan yang berada di jalan raya Tulakan-Pacitan Km 18 ini memakan setengah dari lebar jalan.

7. Abrasi Sungai Grindulu di Kedungbendo

ABrasi SUngai Grindulu Kedungbendo (Foto : Doc.InfoPacitan)
ABrasi SUngai Grindulu Kedungbendo (Foto : Doc.InfoPacitan)

Abrasi akibat peningkatan debit air di sejumlah titik telah menyebabkan terjadinya pergeseran aliran sungai. Akibat abrasi tersebut, permukiman warga di Desa Kedungbendo pun terancam. Aliran sungai yang sebelumnya berjarak sekitar 50 meter dari permukiman warga kini hanya tersisa 10 meteran. Sementara tebing sungai terlihat ambrol dan diprediksi akan terus terkikis seiring meningkatnya debit air.

8. Tanggul Sungai Grindulu di barehan Jebol

Tanggul Grindulu Jebol (Foto : Doc.Info Pacitan)
Tanggul Grindulu Jebol (Foto : Doc.Info Pacitan)

Rabu (15/1/2014), aliran air sungai Grindulu merobohkan tanggul Barehan, Ploso. Robohnya tanggul Sungai Grindulu ini akibat tidak kuatnya tanggul menahan aliran sungai Grindulu yang mengalir sangat deras.

Akibat jebolnya tanggul Grindulu di Barehan tersebut, air aliran Sungai Grindulu mulai menyasar areal perkebunan Warga Barehan. Berdasarkan pantauan, derasnya aliran Sungai Grindulu ini menjadikan muara sungai yang berujung di Pantai Pancer tercemar air kecoklatan.

9. Tanah Longsor di Nawangan

Akibat hujan merata di Pacitan hari ini juga mengakibatkan sebuah rumah di kecamatan Nawangan tertimpa tanah longsor dari tebing. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tanah longsor tersebut terjadi karena tebing yang labil sehingga mudah tergerus air hujan, tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, namun diprediksi warga yang tertimpa longsor tersebut mengalami kerugian material.

10. Tebing Longsor, Tiang Listrik Ambruk di Purworejo

Tiang Listrik Roboh (Foto : Endah)
Tiang Listrik Roboh (Foto : Endah)

Akibat tanah longsor yang terjadi disebuah tebing di Desa Purworejo, sebuah tiang listrik yang biasanya berdiri kokoh diatas tebing tersebut roboh karena terdampak tanah longsor di kawasan tersebut.

11. Abrasi Sungai Grindulu Akibatkan Tanah Jembatan Banjarsari tergerus

Tanah jembatan tergerus (Foto : Endah)
Tanah jembatan tergerus (Foto : Endah)

Akibat derasnya aliran sungai Grindulu, sebuah jembatan Gantung di Banjarsari, kecamatan Pacitan mengalami tanah longsor dan terkena abrasi. Akibat kejadian ini, warga pun terpaksa melakukan pengamanan sementara dengan memasang tiang pancang dari bambu. Jika hujan terus meningkat, jembatan ini dikhawatirkan akan roboh.

Redaktur : Robby Agustav