Paguyuban Pedagang Minulyo Gelar Sedekah Pasar, Disambut Sukacita Masyarakat Pacitan

oleh -Dibaca 1,216 kali
Ratusan warga Pacitan padati halaman parkir pasar Minulyo pada Minggu pagi (07/08/2022). Mereka berkumpul untuk ikuti prosesi acara sedekah pasar yang digelar oleh paguyuban pedagang. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Ratusan warga Pacitan memadati halaman parkir pasar Minulyo pada Minggu pagi (07/08/2022). Mereka berkumpul untuk ikuti prosesi acara sedekah pasar yang digelar oleh paguyuban pedagang.

Acara ini adalah kali pertama yang diadakan dan bahkan satu satunya yang pernah digelar di kabupaten Pacitan dan daerah lain.

Jika umumnya setiap bulan Muharram atau Suro banyak diadakan prosesi larung saji di pantai, sedekah bumi di beberapa desa, namun sedekah pasar belum pernah diadakan.

Sedekah pasar sengaja digelar sebagai wujud ucapan syukur, dan terimakasih kepada Tuhan yang Maha esa, karena sampai dengan saat ini masyarakat dan pedagang pada khususnya masih diberikan kesehatan dan keselamatan yang melimpah.

“Setelah melewati pandemi yang luar biasa, kami sengaja menggelar acara ini sebagai sarana syukur dan silaturahmi antar pedagang dan masyarakat. Berkumpul bersama dan berdoa bersama,”kata ketua paguyuban pedagang pasar Minulyo Pacitan, Nanang Anshori, Senin (8/8/2022).

Rangkaian acara sedekah pasar dimulai dari prosesi pengumpulan sedekah dari pedagang berupa sayuran, daging, ikan, aneka jajan, sepatu sandal dan baju. Para pedagang itu bersdekah tanpa diberikan batas minimal atau maksimal, sesuai dengan kemampuan masing-masing, yang kemudian  ditata seperti tumpeng.

Setelah itu prosesi doa dan kemudian potong tumpeng dengan isi nasi kuning lengkap dengan lauk pauk. Kemudian hasil sedekah pedagang langsung diserbu oleh masyarakat.

“Seikhlasnya pedagang, apa yang dia punya silahkan kalopun tidak ada ya gak papa .namanya aja sedekah.dan alhamdulillah. Tanpa diduga yang terkumpul banyak sekali,”kata pria yang akrab disapa Manyol ini.

Suasana hujan gerimis, tidak mengurangi antusias warga untuk ikuti prosesi doa dan grebek tumpeng.

Bahkan sebelum doa selesai pun warga sudah tidak sabar untuk menyerbu tumpeng yang berisi aneka barang dari sedekah pedagang. Dan hasilnya dalam sekejap tumpeng ludes diserbu warga .

“Hujan adalah berkah, jadi alhamdulillah saat ini kita semua diberi keberkahan. Mari bersama berdoa semua sehat, semua laris, semua sukses. Dan semoga acara sedekah pasar ini dapat menjadi acara rutin setiap tahun pada 10 Muharam,”kata kepala dinas kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olah raga Pacitan, Turmudi , saat membuka acara sedekah pasar.