East Java Social Network Kembali Digelar, Pegiat Medsos se-Jatim Kolaborasi Wujudkan Jatim Bangkit

oleh -Dibaca 386 kali
KOLABORAKSI EJSN. CEO Cretifox Luqman Benjamin Mulia berbagi inspirasi mengelola media secara modern kepada para peserta EJSN 3 di Banyuwangi pada Sabtu (4/12/2021) malam. (Foto: Dwi Purnawan/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, BANYUWANGI – East Java Social Network (EJSN) meet up kembali digelar pada Sabtu (4/1/2021) hingga Ahad (5/12/2021) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam EJSN meet up edisi ke-3 ini,

Ketua panitia EJSN Banyuwangi, Hilmansyah Anwar dalam sambutannya mengatakan kegiatan yang sudah digelar ketiga kalinya ini juga berawal dari keinginan akun-akun daerah untuk menanggulangi banyaknya informasi yang hoaks.

“Kami terbentuk diawali banyaknya berita hoaks, kami terbentuk untuk menanggulangi itu yaitu sebagai akun dengan tugas pelurusan berita yang tidak benar,”kata pria yang akrab disapa Hilman ini.

Sehingga, dalam menyukseskan semangat tersebut, dalam gelaran ketiga ini, Hilman mengatakan tema yang diusung adalah kolaboraksi digital untuk Jatim Bangkit.

“Teman-teman EJSN ini ingin berkolaborasi dan beraksi untuk mewujudkan Jatim bangkit dengan saling bersinergi, misalnya ada teman yang mengelola akun dari Jember, bisa saling sinergi dengan daerah lain, misalnya Banyuwangi untuk saling bertukar informasi, sebaliknya begitu juga, sehingga tagline yang kita angkat adalah, liburan ke Jatim saja,”kata dia.

Sementara, perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Danu Ardhiarso menyampaikan sedianya Gubernur yang akan langsung hadir dan membersamai komunitas EJSN.

Namun demikian dikarenakan ada musibah di Lumajang, Gubernur menyambangi dan memberikan support masyarakat Lumajang.

“Sebelumnya kami sampaikan salam dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa, sedianya beliau hendak datang ke acara ini, namun seperti yang kita tahu, saudara-saudara yang di Lumajang terkena musibah, ada peningkatan aktvitas semeru sehingga beliau kesana,”jelas Danu.

Lebih lanjut, Danu mengatakan komunitas media sosial yang tergabung di EJSN di Jawa Timur diharapkan bisa terus saling berkolaborasi dengan Pemerintah dan semua pihak, salah satunya strong partnership.

Pemprov sendiri, kata Danu, akan terus melakukan strong partnership dengan pihak manapun dalam rangka mewujudkan Jatim lebih maju.

Tari khas Banyuwangi menghibur peserta EJSN 3 pada Sabtu (4/12/2021). (Foto: Dwi Purnawan/Pacitanku.com)

“Karena dengan strong partnership dengan pihak manapun, dengan komponen masyarakat apapun, untuk mewujudkan jatim lebih maju,”kata dia.

Di sisi lain, keberadaan pegiat media sosial di daerah-daerah juga diharapkan mampu membantu promosi masing-masing daerah yang salah satu kepentingannya adalah memulihkan ekonomi nasional.

“Niat kita para pegiat media sosial adalah memproduksi konten, menyebarkan konten dan kita sama-sama membantu promosi daerah masing, itu sangat penting utamanya adalah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, ini sebuah aksi nyata dari kita sendiri untuk Jatim,”pungkasnya.

Kegiatan yang dihadiri 100 peserta dari 38 daerah se-Jatim tersebut dibagi menjadi beberapa sesi, salah satunya menghadirkan CEO Cretivox Luqman Benjamin Mulia. Pria yang akrab disapa Bang Ben tersebut berbagi inspirasi sukses bagaimana mengelola media secara modern.

Selain itu, para peserta juga diajak menelusuri keindahan panorama Kabupaten Banyuwangi lengkap dengan berbagai kearifan lokalnya.