PKB Pacitan Launching Pendaftaran Bakal Calon legislatif

oleh -131.921 views
Ketua DPC PKB Pacitan Fibi Irawan melantik caleg PKB Pacitan. (Foto: Dok PKB Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Launching pendaftaran bakal calon legislatif DPC PKB Pacitan Pemilu tahun 2019, Kamis (10/5) diikuti oleh puluhan bakal calon legislatif, dari enam daerah pemilihan (dapil) di Pacitan.

Ketua DPC PKB Fibi Irawan, mengawali sambutannya dalam launching pendaftaran bakal calon legislatif mengatakan,“PKB adalah satu satunya partai politik yang didirikan oleh Nadhatul Ulama (NU),”ujarnya.

Fibi menceritakan, pada zaman reformasi dulu Gus Dur mempelopori berdirinya partai kebangkitan bangsa (PKB), sebagai wadah untuk menyalurkan aspirasi bagi warga nadliyin dan Nadhatul Ulama.

“Karena PKB didirikan oleh NU dan bagian dari NU, untuk kemaslahatan NU maka jika warga NU tidak memilih PKB didalam adalah kerugian besar, apapun alasanya, Ini bukan karena saya ketua PKB,”lanjut Fibi.

Fibi meminta kepada banom NU untuk mengirimkan calonya, atau merekomendasi calon legislatif dari NU, untuk memenuhi quota setiap dapil (daerah pemilihan).

Dalam sambutanya PCNU Pacitan yang diwakili oleh Sunoto mengatakan, “Hari ini DPC PKB Pacitan mengawali gawe besar, dengan launching pendaftaran bakal calon legislatif tahun 2019. Kita doakan PKB tetap menjadi partai yang besar, partai yang eksis mengawal kemaslahatan umat. Karena PKB terlahir dari Nahdhatul Ulama, perutnya NU,”ujarnya.

Dia mengungkapkan, jika ada percikan percikan harus luruskan. Bagi PKB yang agak jauh dengan NU, silahkan berbenah diri, dan ditata kembali. Karena PKB bukan sekedar kader partai politik, tetapi juga kader NU. Ini yang membedakan dengan kader partai politik yang lain, kata Sunoto.

Ditambahkan, posisi NU tetap netral, namun untuk kepentingan politik, NU sudah punya wadah yaitu PKB. Silahkan dimanfaatkan sebaik baiknya.

Noto sapaan tokoh NU karismatik ini membenarkan, apa yang disampaikan oleh Ketua DPC PKB, bahwa warga NU akan rugi jika tidak menyampaikan aspirasi ke PKB.

“Karena memang yang saya rasakan selama ini, komunikasi yang lebih dekat ke hati hanya PKB, karena partai ini terlahir dari NU”, pungkasnya. (Sep/DPPP001/ad)