Menikmati Nuansa Klasik Suasana Pusat Kota Pacitan Tempo Dulu Tahun 70-an

oleh -1.302 views
Jalan Ahmad Yani Pacitan, gambar ini diambil dari depan Kantor Kecamatan lama tahun 1975. (Sumber Foto: pacitantempodoeloe.blogspot.co.id)
Jalan Ahmad Yani Pacitan, gambar ini diambil dari depan Kantor Kecamatan lama tahun 1975. (Sumber Foto: pacitantempodoeloe.blogspot.co.id)
Jalan Ahmad Yani Pacitan, gambar ini diambil dari depan Kantor Kecamatan lama
tahun 1975. (Sumber Foto: pacitantempodoeloe.blogspot.co.id)

Pacitanku.com, PACITAN – Pacitan adalah salah satu daerah di wilayah selatan Jawa Timur yang terus berkembang, baik secara ekonomi, infrastuktur dan pariwisatanya. Kota yang tahun 2016 ini berusia 271 tahun tersebut semakin berkembang seiring perkembangan zaman. Namun tahukah Anda bahwa Pacitan juga pernah mengalami masa tempo dulu, dimana kotanya masih tampak klasik, dan ada romantika sejarah masa lampau yang mungkin menjadi catatan sejarah perkembangan Pacitan?

Kali ini kita mencoba kembali ke belakang, mengenang kondisi Pacitan kala itu, sekitar tahun 1970an. Saat itu, Pacitan dipimpin oleh seoang tentara, yakni R Mochamad Koesnan yang menjadi bupati Pacitan sejak 1969 hingga 1980.

Nah, beberapa foto yang diperoleh Pacitanku dari laman Pacitan tempoe doeloe menyebutkan ada beberapa panorama klasik yang bisa terlihat. Salah satu yang cukup menonjol kala itu adalah jarang sekali masyarakat Pacitan yang mengendarai sepeda motor dan juga mobil. Dari beberapa foto memperlihatkan bahwa masyarakat Pacitan kala itu, terutama di pusat kota, menggunakan sarana kendaraan sepeda onthel dan becak. Pemandangan yang tentunya kontras dengan Pacitan masa kini, dimana becak dan sepeda onthel jarang ditemui di Pacitan.

Di pusat kota misalnya, jalan protokol yang saat ini sudah ramai dan semakin futuristik juga memiliki kenangan masa lampau yang mungkin bagi Anda sebagian pernah merasakan masa itu. Di jembatan Penceng, misalnya, pada tahun 1975 masih kecil dan sempit. Kemudian jalan Ahmad Yani misalnya, dulu, sekitar tahun 1975, berdasarkan foto yang diperoleh Pacitanku.com, masih terdapat banyak pepohonan kelapa dan pohon besar lainnya.  Sementara untuk kendaraan masih didominasi kenderaan sepeda onthel dan becak.




Kemudian, di pusat ekonomi di pasar Arjowinangun, keramaian saat itu mulai nampak seperti halnya kondisi saat ini. Saat itu, pedagang dan juga becak serta dokar memenuhi jalanan. Sementara di pusat kota lainnya, yakni di alun-alun Pacitan sekitar tahun 1986, yakni masa kepemimpinan H Mochtar Abdul Kadir, nampak ada perbedaan yang cukup menonjol dibandingkan saat ini.

Ada jalan di alun-alun Pacitan. (Sumber Foto: pacitantempodoeloe.blogspot.co.id)
Ada jalan di alun-alun Pacitan. (Sumber Foto: pacitantempodoeloe.blogspot.co.id)

Kala itu, ada jalan yang membelah alun-alun Pacitan, sementara alun-alun di sisi timur, terlihat beberapa pohon akasia menambah rindangnya alun-alun kala itu. Pemerintah Kabupaten juga membuatkan pagar di sekeliling alun-alun Pacitan dengan bahan bambu. Selanjutnya, di sebelah barat, tepatnya di Jalan Letjend Soeprapto atau Bapangan ke selatan, foto yang diambil pada tahun 1971 tersebut menampilkan kondisi jalan yang masih belum beraspal.  

Nah, demikian sekilas tentang Pacitan tempo dulu, yang tentunya membuat Anda semakin cinta Pacitan. (RAPP002)