Pemkab Pacitan Gelar Dialog Optimalisasi Penanganan Corona Bersama Media dan OKP

oleh -13138 views
Dialog Pemkab Pacitan bersama sejumlah media, Selasa (6/10/2020). (Foto: Putro Primanto)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan menggelar dialog optimalisasi penanganan coronavirus disease 2019 (COVID-19) bersama awak media, organisasi kepemudaan (OKP) dan elemen organisasi kemahasiswaan (Ormawa) pada Selasa (6/10/2020) di Pendopo Kabupaten Pacitan.

Koordinator gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Pemkab Pacitan Heru Wiwoho Supardi Putra mengatakan penanganan di Pacitan hingga bulan Oktober menyebutkan Pacitan berada di zona kuning.

“Semua kecamatan ada kasus terkonfirmasi positif, pemerintah juga terus melakukan komunikasi dengan seluruh stake holder dan kolaborasi dengan instansi lainnya sehingga dapat memaksimalkan penanganan COVID-19,”kata Heru.

Heru juga kembali menyampaikan dalam penanganan COVID-19 di Pacitan di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), perlunya menyelaraskan antara gas dan rem, antara ekonomi dan kesehatan.

Sementara, perwakilan dari Karang Taruna Pacitan, Mulyadi dalam kesempatan itu menyampaikan terkait perlunya Satuan Gugus Tugas untuk lebih terbuka dan lebih cepat dalam penanganan COVID-19, termasuk dari sisi edukasi kepada masyarakat.

Sejumlah hal lain yang menjadi salah satu poin dialog adalah terkait hajatan pernikahan yang menurut salah satu peserta dialog ada yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Terkait hal itu, Kepala Satpol PP Pacitan Sugeng Widodo mengatakan perlunya kolaborasi antara semua elemen mengedukasi masyarakat.

“Kami sudah berupaya melakukan sosialisasi, salah satunya ke Depag terkait pembinaan perkawinan (binwin), salah satunya terkait pernikahan,kalau di desa, bisa minta rekomendasi ke yang lebih dekat, gugus tugas di wilayah desa yang di ketuai oleh Bapak Kades,”ujarnya.

Sugeng juga menceritakan terkait perlunya menyelaraskan antara gas dan rem di masa pandemi. Sebagai contoh, pengusaha elektone, perias, catering, yang tergabung grup sor terop beberapa waktu lalu menghadap Bupati Pacitan.

“Mereka menceritakan selama beberapa bulan kesulitan mendapatkan rezeki karena adanya aturan pelarangan, setelah itu kemudian ada aturan baru yang membolehkan dengan pembatasan, seperti inilah, agar seiring sejalan (gas dan rem) bersama-sama kita laksanakan dan pandemi bisa kita akhiri,”pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut dari unsur Pemkab Pacitan,diantaranya Bupati Pacitan Indartato, Sekda Heru Wiwoho SP, Asisten Pemkab Mahmud, Juru bicara GTPP COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto, Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo, Plt Kepala Dinas Kesehatan Iman Darmawan, puluhan awak media, perwakilan dari Karang Taruna Pacitan dan sejumlah Ormawa.

Pewarta: Putro Primanto
Editor: Dwi Purnawan