Tetap Berlakukan Protokol Kesehatan, STKIP PGRI Pacitan Wisuda 196 Mahasiswanya

oleh -13113 views
Prosesi wisuda STKIP PGRI Pacitan pada Rabu (16/9/2020). (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Pacitan menggelar prosesi wisuda kelulusan mahasiswanya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan coronavirus disease 2019 (COVID-19). Prosesi wisuda tersebut digelar pada Rabu (16/9/2020) di Pacitan.

Pelaksanaan wisuda ini juga dilakukan berdasarkan surat rekomendasi  Nomor: 141/973/408.50/2020 tentang Rekomendasi Atas Kegiatan Wisuda Sarjana STKIP PGRI Tahun Akademik 2019/2020. Surat rekomendasi tersebut ditandatangi langsung oleh Koordinator Bidang Keamanan dan Penegakan hukum Gugus Tugas Daerah, yakni Sugeng Widodo.

Kegiatan wisuda yang digelar STKIP PGRI Pacitan berpedoman pada protokol kesehatan sebagaimana yang direkomendasikankan oleh Gugus Tugas Daerah seperti mengharuskan para peserta, tamu, dan panitia  selalu memakai masker, menjaga jarak antar subjek.

Kemudian juga melaksanakan cuci tangan pakai sabun atau handsanitizer, bahkan untuk masuk ke lokasi acara wisuda para tamu harus melalui pengkuran suhu tubuh terlebih dahulu.

Bukti ketaatan pihak STKIP PGRI Pacitan atas protokol kesehatan juga tampak pada pembatasan jumlah tamu yang hadir serta jarak antarkursi untuk para peserta juga diatur sedemikian rupa.

Bahkan, kegiatan pendirian beberapa tenda dilakukan agar jarak aman tetap terjamin. Tidak hanya ditangani secara internal, pihak STKIP PGRI Pacitan juga meminta bantuan tenaga medis dari Dinas Kesehatan kabupaten Pacitan.

Tidak seperti pelaksanaan wisuda sebelumya, prosesi kegiatan wisuda lebih sederhana dan lebih singkat daripada pagelaran wisuda pada tahun lalu tetapi makna wisuda tetap terjaga.

Pelaksanaan wisuda dibagi  menjadi dua tahap, yakni tahap I dilaksanakan oleh program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi yang jumlah pada tahap ini diikuti 98 wisudawan-wisudawati.

Adapun pada tahap II juga diikuti 98 peserta  terdiri atas Pendidikan Sejarah, Pendidikan Informatika, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 

Pada kesempatan itu wisudawan dan wisudawati juga mendapatkan ucapan selamat dari Bupati Pacitan Indartato dan juga dari Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur Teguh Sumarno. Ucapan selamat kedua tokoh tersebut dilakukan melalui video yang dapat disaksikan oleh segenap yang hadir. Tentu ucapan selamat kedua tokoh asal Pacitan tersebut sebagai tambahan motivasi bagi wisudawan dan wisudawati.

Ketua STKIP PGRI Pacitan Sri Iriyanti mengungkapkan bahwa kegiatan wisuda ini penting dilaksanakan karena sebagai milestone  yang akan selalu diingat oleh para wisudawan sebagai tanda akhir mereka menempuh pendidikan jenjang S-1 di STKIP PGRI Pacitan.

Selain itu, Sri Iriyanti mewakili keluarga besar STKIP PGRI Pacitan memohon maaf kepada para orang tua mahasiswa karena melaksanakan wisuda penuh keterbatasan di tengah-tengah pandemi COVID-19.

Khusus kepada wisudawan dan wisudawati, dia berpesan agar para mereka dapat berperan aktif di masyarakat dan sebisa mungkin mengamalkan ilmu pengetahuan yang didapatkan mereka di STKIP PGRI Pacitan dan juga berterima kasih kepada keluarga dan orang tua mereka yang telah menjadikannya sebagai sarjana.

“Saya selaku Ketua STKIP PGRI Pacitan dan mewakili segenap civitas akademika mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati.  Pada kesempatan ini saya juga berpesan pada mereka agar selalu berbuat baik dan bermanfaat bagi orang lain dimanapun berada. Sekali lagi selamat dan semoga ilmunya berkah dan manfaat,”jelasnya, seperti dalam siaran pers yang diterima Pacitanku.com.

Kegiatan wisuda tahun akademik 2019/2020 ini tercatat sebagai wisuda  yang ke-21 STKIP PGRI Pacitan.

Wisuda ini diikuti oleh 196 wisudawan dan wisudawati dari 7 program studi yang ada, yakni Pendidikan Sejarah, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Pendidikan Informatika, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Pada wisuda kali ini wisudawati atas nama Yuspika Ayu Aprilia Wulansari dari Program Studi Pendidikan Informatika tercatat sebagai lulusan dengan IPK tertinggi, yakni 3,96.