Pemprov Jatim Siapkan 450 Bus Arus Mudik Lebaran

oleh -131.421 views

Pacitanku.com, SURABAYA – Pemerintah Provinsi melalui Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Provinsi Jatim berencana lebaran tahun ini akan mengerahkan sebanyak 450 bus khusus untuk mudik dan balik gratis.

Selain itu, Pemprov melalui Dishub dan LLAJ juga menyiapkan 60 bus khusus penjemput pemudik dari Pelabuihan Tanjung Perak Surabaya.

Kabid Angkutan Jalan Dishub dan LLAJ Jatim Sumarsono, di Surabaya, belum lam aini mengatakan, ada penambahan angkutan bus mudik dan balik gratis tahun ini dibandingkan denga tahun lalu. Jika tahun lalu disiapkan bus mudik dan balik sebanyak 410 bus, kini bertambah menjadi 450 bus.

“Mudk dan balik gratis yang diselenggarakan di Jatim, jumlah bus yang disediakan sekitar 615 bus yang terdiri dari bus mudik dan balik diselenggarakan Pemprov Jatim, kab/kota dan pihak swasta,” ujarnya.


Untuk pembukaan mudik dan balik gratis yang digagas Dishub dan LLAJ Jatim, Sumarsono menjelaskan, pendaftaran dibuka mulai 11 Juni hingga tiket habis. Sedangkan pelaksanaan pemberangkatan mudik pada 3 – 4 Juli. Sedangkan pelaksanaan baliknya dilakukan 9 – 16 Juli.

“Untuk persiapan mudik dan balik bus gratis ini hampir sama dengan tahun lalu. Tidak ada perbedaan, cuman jumlah busnya di tambah saja,” terangnya.

Untuk Shuttle bus ini, hanya untuk melayani pemudik yang naik kapal laut. Selama ini, Kementerian Perhubungan juga membuka mudik gratis kapal laut.

Agar tak terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan, disiapkan bus khusus untuk mengantar mereka ke Terminal Purabaya Bungurasih Sidoarjo. “Kami siapkan bus-bus khusus itu untuk menjemput pemudik kapal ke Purabaya,” tuturnya.

Untuk sekali berlabuh saja, jelasnya, satu kapal laut itu mampu mengangkut seribu lebih penumpang. Shuttle bus itu standby di Dermaga Gapuran Nusantara Tanjung Perak.

Pemudik itu nanti akan dijemput 60 bus. Mereka gratis diantarkan ke terminal untuk melanjutkan ke kampung tujuan.

“Tidak kami antarkan sampai ke kota tujuan karena tak tahu persis potensi tujuan pulang kampung pemudik kapal laut. Kalau disiaapkan bus, selain tak menumpuk juga megurangi potensi tindak kejahatan saat mudik besok,” pungkasnya. (RAPP002/Jatimprov)